Berita

Venus Williams

Olahraga

Venus Ditunggu Musuh Bebuyutan

QATAR OPEN
RABU, 12 FEBRUARI 2014 | 09:03 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Petenis veteran Venus Williams sukses menghabisi Petra Martic dengan dua set langsung 6-2, 6-2, di partai pembuka Qatar Open 2014, di Doha, kemarin dini hari.

Mengawali set pertama, Venus langsung menghujami lawannya dengan pukulan-pukulan keras. Alhasil set pertama ditutup 6-2 untuk kemenangan Venus.

Penampilan kakak kandung Serena Williams kali ini terlihat lebih percaya diri. Dia menggunakan celana ketat selutut dan baju panjang.


Mantan petenis tunggal putri nomor satu dunia itu mampu kembali memperlihatkan keganasannya pada set kedua. Petra dibuat tak berdaya. Venus kembali unggul atas petenis Kroasia itu 6-2.

Dengan kemenangan ini pada babak selanjutnya dipastikan dia akan bertemu dengan unggulan ketiga, Petra Kvitova.

Selama tahun ini, penampilan Venus masih belum konsisten. Dia berhasil mencapai final ASB Classic di Auckland, Selandia Baru. Namun, dia sudah harus  berhenti di babak pertama grand slam Australia Terbuka.

Kendati demikian, Doha disebut-sebut sebagai salah satu kota keberuntungan buat Venus. Pasalnya, dia berhasil menjadi juara di Final Tur WTA 2008, dan menjadi  runner-up di kejuaraan serupa setahun kemudian setelah kalah dari adiknya, Serena. Langkah Venus terhenti di babak ketiga dalam penampilan terakhirnya di Qatar Terbuka (2008).

Pertandingan antara Venus dengan Kvitova tidak pernah berakhir dengan mudah. Terbukti, dari total tiga pertemuan mereka, selalu berakhir  tiga set.

Petenis Republik Ceko itu boleh berbangga, karena masih unggul 2-1 atas musuh bebuyutannya itu. Sementara, pada pertemuan terakhir mereka, yang terjadi di Tokyo, Jepang, September tahun lalu, Venus mengakhiri laga dengan kepala tertunduk. Kvitova, yang  merupakan petenis kidal, menaklukkan Venus dengan skor 3-6, 6-3, 7-6(2).

Di laga lainnya petenis Republik Ceko, Petra Cetkovska mampu menyingkirkan petenis nomor 18 dunia asal Amerika Serikat, Sloane Stephens 7-5, 6-1 di International Tennis and Squash complex, Doha.

Dengan kemenangan tersebut petenis  peringkat ke-134 dunia itu tak kuat menahan senyum bahagianya karena dipastikan melenggang ke babak kedua.

“Saya bahagia sekali dengan kemenangan ini, meskipun saya membuat beberapa kesalahan. Saya hanya terjebak untuk itu,” kata Cetkovska dikutip laman WTA.
 
Kemenangan atas Stephens juga sedikit menuntaskan balas dendam Cetkovska kepada Stephens, yang sebelumnya sudah dua kali menundukkan Cetkovska.

Sementara itu, pemain tenis tunggal putri China, Peng Shuai juga menorehkan hasil positif di pertandingan pertamanya di Doha. Petenis peringkat 44 dunia itu sukses menyisihkan mantan petenis nomor tiga dunia, Nadia Petrova, dua set langsung 7-6(5), 7-5. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya