Berita

tim ducati

Olahraga

Ducati Bimbang Mau Pindah Kelas

Motogp
SELASA, 11 FEBRUARI 2014 | 08:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim Ducati bimbang untuk memutuskan pindah kelas balapan, dari pabrikan ke kelas Terbuka. Sampai saat ini petinggi Ducati selalu ngeles bila ditanyakan seputar wacana tersebut.

Misalnya, ketika dikonfirmasi manajer baru Ducati, Gigi Dall’Igna tidak mau membuat keputusan sebelum menganalisa semua data yang sudah dikumpulkannya.“Pekan ini fokus mengembangkan motor. Ini menjadi target utama Ducati, untuk sementara ini karena kami perlu merubah pernampilan,” katanya dikutip Crash.

Tanpa podium untuk pertama kali di MotoGP tahun lalu membuat Ducati bimbang. Tim asal Italia itu dipastikan segera membuat pilihan untuk pebalapnya, Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso, apakah akan membalap di kelas Pabrikan atau Terbuka?


Sejauh ini Ducati sudah memastikan baru pebalap Pramac, Yonny Hernandez yang membalap di kelas Terbuka. Sedangkan Crutchlow, Dovizioso dan rekan setim Hernandez, Andrea Iannone masih terdaftar sebagai pebalap kelas pabrikan.

Banyak peraturan baru kelas Terbuka yang cukup menguntungkan Ducati, di mana setiap tim harus menggunakan sistem kontrol ECU yang lengkap. Selain itu, pemakaian bahan bakar sebanyak empat liter, 12 mesin, dan tidak ada pembekuan untuk mengembangkan mesin.

Dall’Igna menegaskan, keinginan Ducati mengikuti ajang MotoGP adalah kebebasan mengembangkan motor di saat tidak memungkinkan berlaga di kelas Pabrikan.

“Masalah yang saya lihat dengan peraturan tim Pabrikan adalah penggunaan lima mesin yang dibekukan, tentu ini membuat sulit bagi pengembangan motor.”  ***

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya