Berita

Lewis Hamilton & Nico Rosberg

Olahraga

Lewis Hamilton & Nico Rosberg, Kocak Saat Syuting Video Clip

SENIN, 10 FEBRUARI 2014 | 08:24 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sejumlah aturan baru ajang balap F1 musim 2014 menuai banyak kritik dari para calon peserta. Salah satunya adalah tim Mecedez, yang ingin mencoba mengkritik lewat sebuah video lucu berdurasi 1,5 menit dengan melibatkan kedua pebalapnya, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg. Video tersebut bertajuk “Lewis & Nico: Uncut & Off the record” dengan memunculkan Hamilton dan Rosberg yang pura-pura diwawancara soal pendapatnya mengenai regulasi baru di F1.

Disinilah kelucuan itu dimulai. Dengan wajah polos Hamilton dan Rosberg menjawab tidak mengetahui perihal aturan baru di F1. Ketidaktahuan kedua pebalap itupun langsung bikin si pewawancara kewalahan. Soalnya, si pewawancara itu harus menjelaskan secara detail tentang asal muasal dikeluarkannya beberapa aturan baru itu mulai dari mesin 1.6 liter turbo charge V6 yang dipakai tahun ini. “Apa...!! Mesinku 1.6..?” tanya Hamilton dengan memasang wajah kaget. “Lalu, apakah hanya Mercedes saja yang mesti pakai mesin itu, atau yang lainnya juga? (Mesin) Mobil pertamaku bahkan lebih dari itu!” sambung Rosberg.

Adapun itu, Rosberg juga melontarkan jawaban yang sedikit menyindir tim nasional sepakbola Inggris ketika ditanya soal aturan F1 2014 yang akan mengadopsi poin penalti. “Aturan apalagi itu? Tapi, seperti yang orang Inggris ketahui, kami amat bagus dengan penalti jadi tidak ada masalah, aku kan orang Jerman,” katanya merujuk pada nasib timnas Inggris yang acapkali gagal dalam babak adu penalti. Setelah itu si pewawancara pun bertanya apakah keduanya tahu bahwa di F1 2014 akan diperkenalkan Trofi Pole, sebuah penghargaan non-kejuaraan yang diberikan kepada pebalap yang mencatatkan jumlah posisi pole terbanyak. “Benarkah? Untuk posisi pole?” sahut Hamilton tak percaya.


“Trofi pole? Trofi berbentuk tiang (pole dalam bahasa Inggris—red) atau semacam itu?” sambung Rosberg tidak kalah bingung. “Jangan-jangan kamu berikutnya akan memberitahu kalau kami akan memperebutkan poin dobel di balapan terakhir atau semacamnya. Itu benar-benar akan menggelikan, ya, kan?” lanjutnya, mengacu kepada regulasi poin dobel yang memang akan diberlakukan dan sudah melahirkan pro-kontra. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya