Berita

Misteri Halaman 468 di Buku SBY

MINGGU, 09 FEBRUARI 2014 | 15:44 WIB

APAKAH Anies Baswedan, Jokowi, Prabowo, Rhoma Irama atau ada tokoh lain yang dituju SBY lewat artikel di halaman 486 bukunya itu?

Calon presiden pengganti SBY memang masih misteri hingga saat ini. Kendati sudah banyak tokoh mendeklarasikan diri atau di calonkan sebagai the next Presiden, rakyat negeri ini masih belum bisa menebak siapa yang akan memimpin negeri yang baru berusia 69 tahun ini.

Ada beberapa tokoh mencalonkan presiden datang dari kalangan muda dan bukan dari bagian dinasti penguasa sebelumnya. Alasannya, Indonesia perlu bebenah di dalam negeri dan meningkatkan daya saing di luar negeri.


Menurut golongan ini, semua bisa tercapai bila muncul pemimpin dari kalangan muda. Mirip seperti saat Bung Karno mulai memimpin negara ini, muda, kharismatik dan idealis. Jokowi dan Anies Baswedan kerap dijagokan para tokoh ini.

Namun ada juga tokoh yang mengedepankan pengalaman mumpuni calon presiden 2014-2019. Menurut kelompok ini, negara besar seperti Indonesia harus memiliki tokoh yang berpengalaman, berwawasan nasional dan internasional serta memiliki basis masa yang patuh.

Bagi kelompok kedua, presiden dengan ketokohan yang sudah berkibar layak untuk memimpin negeri yang sarat dengan kekayaan alam ini. Megawati, Prabowo, Jusuf Kalla, Gita Wirjawan dan Rizal Ramli kerap disebut-sebut kelompok ini.

Bila berkaca dari sejarah, negara-negara besar memulai kejayaannya memang saat di pimpin oleh pemimpin muda. Hayam Wuruk di Majapahit dan Soekarno adalah contoh yang paling dekat. Bahkan epos Mahabharata menempatkan Yudhistira raja muda Indraprasta sebagai pemimpin raja-raja.

Tanpa bermaksud berpromosi, buku SBY ini sangat layak dibaca karena sejak pemilihan presiden dipilih secara langsung oleh rakyat, baru SBY yang mampu mengangkat piala. Sehingga segala bentuk pemikiran, pendapat bahkan curhatnya merupakan pengetahuan bagus bagi rakyat negeri ini.

Halaman 468 hanya salah satu pesan tersirat bagi para calon pemimpin bangsa. Pada halaman ini SBY berbicara gamblang tentang hal yang sering diperdebatkan para pengamat politik tentang presiden Indonesia selanjutnya. Siapa yang dituju oleh SBY di halaman itu, mungkin anda lebih "tau" dari saya. [***]

@satriohendri

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya