Berita

Inul Daratista

Blitz

Inul Daratista, Pernah Disekap Germo Nyaris Jadi PSK

KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 08:42 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sebelum menjadi pedangdut dan pengusaha tempat karaoke top, masa lalu Inul Daratista sungguh pahit. Saat menjadi bintang tamu ‘Suka-Suka Uya’ Selasa malam lalu, Inul curhat saat direlaksasi. “Kamu katanya pernah hampir dijadikan PSK, gimana ceritanya?” kulik Uya.

Setelah itu, air mata Inul mengalir deras sebelum membuka curhatnya. Inul menceritakan, hal itu terjadi di Batam sebelum dirinya merintis karier menjadi artis dangdut di Jakarta. Soal kapan dan tahunnya, Inul tak mengungkapkan secara detil.

“Kejadiannya di Batam. Di salah satu tempat terpencil, saya dijanjiin manggung di 10 kota, 10 tempat dan 10 acara. Ternyata nyanyi cuma sekali selama sebulan saya ditaruh di kamar, nggak bisa ngapa-ngapain, cuma makan sama lontong sayur sama kerupuk kayak tahanan,” papar Inul.


Pemilik goyang ngebor ini kemudian dipaksa menemani tamu di diskotek. “Sebulan saya suruh nemenin tamu, tapi saya harus dibawa dulu naik speedboat,” kisahnya. Uya kembali mengorek, “Memang tempatnya kayak apa?”

“Ya kayak di Dolly (Surabaya). Saat itu saya berdoa aja mudah-mudahan selamat, waktu itu saya dipaksa nemenin om-om, saya nggak mau, saya masih perawan!” kata Inul menirukan ucapannya sendiri di masa itu.

“Akhirnya om itu berantem sama anak buah pimpinannya itu. Tapi saya selamat meski saya akhirnya diseret-seret dan dibentak,” tambahnya lagi.

Lantas bagaimana Inul bisa selamat? “Saya sama teman saya melarikan diri awalnya pura-pura ke toilet. saya udah nekat kalau emang mati ya mati aja,” katanya.

Kemudian, pelantun Buaya Buntung ini ditolong oleh istri dari pimpinan yang menyekapnya. “Saya cuma pengen pulang, saya nggak usah dibayar. Ibu tega ya, ibu kan perempuan, saya orang nggak punya, Bu’. Akhirnya saya dianterin,” katanya masih bercucuran air mata.

“Pas bebas saya ramai-ramai nginep di dek kapal karena nggak punya uang. Empat hari saya kelaparan dan kedinginan,” tuturnya.  ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya