Berita

PT Semen Indonesia (Persero)

Bisnis

Corporate Action

Semen Indonesia Bangun Dua Pabrik Senilai Rp 7,5 T

Target Kapasitas Produksi 31 Juta Ton
KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 08:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Semen Indonesia (Persero) memastikan akan membangun dua pabrik semen dengan total investasi Rp 7,5 triliun. Dua pabrik itu dibangun di Padang senilai Rp 3,5 triliun dan Rembang, Jawa Tengah (Jateng) senilai Rp 4 triliun.

“Rencana groundbreaking semester satu. Pabrik di Padang lebih dulu grounbreaking. Sedangkan di Rembang, Juni,” kata Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soetjipto di Jakarta, kemarin.

Dwi mengatakan, pihaknya sedang membebaskan lahan untuk proyek tersebut. Masyarakat setempat sudah setuju dengan pembangunan itu. Jika lancar, pembangunan dua pabrik semen tersebut bisa selesai pada 2016.


“Semen pakai sumber daya alam yang nggak bisa diperbaharuhi. Masyarakat Rembang setuju untuk bangun pabrik dan kita mau sosialisasi ke masyarakat,” ucapnya.

Tahun ini, Semen Indonesia menargetkan kapasitas produksi mencapai 31 juta ton lebih atau hanya tumbuh tipis dibanding tahun sebelumnya sekitar 30 juta ton. Target produksi tahun depan ditopang dari pabrik semen di Tonasa dan Tuban yang sudah meningkat kapasitas produksinya.

Menurut Dwi, Semen Indonesia juga berencana mengembangkan bisnis dengan membangun pabrik di Indonesia bagian timur.

“Kami akan kembangkan pasar ke Indonesia bagian timur dengan cara membangun pabrik di sana supaya bisa memotong jalur distribusi. Dengan begitu, untuk masyarakat Indonesia bagian timur diharapkan bisa mendapatkan harga semen yang lebih murah ketimbang saat ini yang tergolong mahal,” jelasnya.

Terlepas dari itu, Semen Indonesia menargetkan penjualan tahun ini tumbuh di atas 10 persen di atas rata-rata pertumbuhan penjualan semen nasional yang sekitar 5-6 persen.  ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya