Berita

Michael Schumacher

Olahraga

Matanya Sudah Mulai Kedip-kedip

Michael Schumacher
SELASA, 04 FEBRUARI 2014 | 09:56 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Perkembangan kondisi  legenda Formula 1, Michael Schumacher terus dimonitor penggemar otomotif dunia. Juara dunia F1 tujuh kali itu sudah mampu mengedipkan mata beberapa kali untuk merespon rangsangan dari paramedis.

Juara dunia F1 tujuh kali itu dilaporkan sudah bisa merespon instruksi yang diberikan berupa rangsangan yang dilakukan oleh tim dokter di Rumah Sakit Grenoble, Paris.

Tim dokter di Rumah Sakit Grenoble Paris, Prancis menyebutkan walau keadaan meningkat bukan berarti keadaannya dijamin pulih. Segala perkembangan kesehatan Schumi terus dipantau banyak media. Tim dokter terus melakukan usaha untuk membangunkannya dari koma akibat kecelakaan saat bermain ski di Meribel, Perancis, 29 Desember 2013.


Menurut laporan dari beberapa media di Perancis, mantan pebalap berusia 45 tahun tersebut belum mengalami perkembangan drastis selain matanya yang sudah bisa berkedip lambat.

Michael Schumacher saat ini tengah menjalani beberapa proses uji neurologis sejak kemarin dan memberi respons positif. Hal ini disampaikan oleh salah satu sumber tepercaya yang dikutip koran L’Equipe.

“Setelah mengurangi pemberian obat bius kepada pasien, tim Profesor Emmanuel Gay (tim medis yang menangani Schumacher) melakukan proses uji neurologis sejak Senin. Pada tahap pertama, pasien berkedip. Schumacher sepertinya menunjukkan tanda akan bangun,” demikian tulis L’Equipe.

Proses ini dipimpin oleh Dokter rumah sakit Grenoble, Emmanuel Gay. Sebuah laporan menyatakan Schumi sudah memasuki tahap baru dalam proses perawatannya ketika dia memberikan respon yang positif dalam proses perawatannya.

Meski sudah ada tanda positif itu belum bisa menjamin kondisi Schumacher akan bugar seperti sedia kala. Dokter ahli bedah otak yang mengetahui keadaan Schumacher menyebutkan kemungkinan terburuk dihadapi Schumacher ialah tidak bisa bangkit lagi. Untuk bisa bertahan, tubuhnya terus mendapat bantuan alat-alat medis. “Jika melihat fakta medis yang ada kemungkinan besar Schumi akan koma selamanya sampai akhir hidupnya,” kata Zieger.

Zieger menambahkan bahwa cedera otak adalah salah satu cedera yang paling rumit yang dapat terjadi pada tubuh manusia. “Prediksi tentang berapa lama seseorang mungkin bisa berada dalam kondisi koma atau potensi komplikasi adalah hal yang jarang bisa dibuktikan,” pungkasnya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya