Berita

Suzuki MotoGP

Olahraga

Serba-Serbi

Upayakan Kartu Gila Buat De Puniet

SELASA, 04 FEBRUARI 2014 | 08:33 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Davide Brivio, Test Team Manager Suzuki MotoGP

Persaingan di balap MotoGP musim 2015 dipastikan bakal makin ketat dan seru seiring kembalinya tim Suzuki ke ajang tersebut. Saat ini, pabrikan motor asal Jepang itu memang menggunakan musim 2014 sebagai uji coba dan mengembangkan motor sebelum benar-benar melintas di balapan MotoGP.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Motorsprint, bos Suzuki, Davide Brivio mengakui, pihaknya tengah berupaya mendapatkan wildcard agar pebalapnya agar bisa melakukan ujicoba dengan tunggangannya musim ini.


Upaya tersebut dilakukan seiring permintaan pebalapnya yakni, Randy de Puniet, yang ingin mencoba membalap.

“Itu memang yang dimintanya kepada kami. Faktanya, membalap pada satu atau dua seri akan menarik juga. De Puniet bisa membalap pada seri terakhir musim ini, karena dengan begitu kami akan memiliki perbandingan yang tepat pada tingkat yang dicapai oleh motor setelah melakukan tes sepanjang musim ini,” kata Brivio.

“Tidak ada perbandingan lebih baik ketimbang mengikuti sebuah balapan dan kami memiliki data resmi untuk debut pada musim 2015. Motegi merupakan salah satu tanggung jawab. Kami memikirkan balapan di Motegi, tapi juga Valencia,” lanjutnya.

Suzuki memang belum berlaga di MotoGP 2014. Namun, de Puniet mendapatkan izin untuk ikut melakukan tes resmi di Sirkuit Sepang, pekan mendatang. Brivio mengatakan tes itu sangat penting untuk mengumpulkan data.

“Kami menyadari bagaimana  harus bekerja, tapi untuk sementara ini kami memang tidak menghindari perbandingan. Karena berkat mereka kami mendapatkan data-data yang dibutuhkan,” ungkap Brivio. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya