Berita

anggota tni minum obat

Dikuatirkan Terkena Malaria, Pasukan TNI di Kongo Terima Obat Mefloquine

SENIN, 03 FEBRUARI 2014 | 12:53 WIB | LAPORAN:

Penempatan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi)TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-K/MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) di daerah endemis Malaria seperti Kongo-Afrika dalam jangka waktu lama sangat memungkinkan untuk terkena Malaria.

Hal itu tentu akan mempengaruhi kondisi kesehatan dan kesiapan Pasukan Garuda dalam melaksanakan misi perdamaian.

"Untuk itu, diperlukan suatu program pencegahan malaria berupa preventive medicine, salah satunya adalah dengan memberikan obat Mefloquine," jelas Perwira Penerangan Konga XX-K/MONUSCO, Lettu (Cpm) Try Wibowo melalui pesan elektronik kepada Rakyat Merdeka Online, Senin, (3/2).
 

 
Terkait hal tersebut, sebanyak 175 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-K/MONUSCO, terdiri dari, TNI AD 148 orang, TNI AL 18 orang, TNI AU 5 orang, 4 personel dari Mabes TNI menerima pemberian obat Mefloquine dari Tim Kesehatan Satgas Kizi TNI di Bumi Nusantara Camp, Dungu, Kongo, Minggu (2/2).
 
Dalam setiap pemberian dan pelaksanaan minum obat dilakukan secara serentak oleh seluruh personel Kontingen Garuda yang berkumpul di lapangan apel, kemudian dokter dan tim kesehatan Satgas Kizi TNI membagikan obat satu per satu kepada personel Kontingen Garuda. Pemberian dan peminuman obat secara langsung diawasi oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Konga XX-K/MONUSCO, Mayor (Czi) Nurdihin Adi Nugroho.
 
"Kegiatan ini dipandang perlu mengingat malaria merupakan penyakit endemis di Afrika sehingga memerlukan perhatian sangat serius, peminuman dan pemberian obat dengan cara demikian diharapkan dapat mencegah penyakit malaria," ujar Mayor (Czi) Nurdihin.
 
Dansatgas Konga XX-K/MONUSCO, Mayor (Czi) Nurdihin Adi Nugroho juga mengatakan bahwa, selain pemberian obat mefloquine untuk pencegahan malaria, tim kesehatan Satgas Kizi TNI juga melakukan upaya preventif lainnya seperti fogging setiap dua minggu sekali.
 
“Pemasangan kelambu setiap saat tidur, pemakaian repellent atau lotion anti nyamuk, penanaman pohon sereh, pengendalian vector secara biologis dan kimia, serta senantiasa menjaga kebersihan sanitasi lingkungan,” jelas Dansatgas. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya