Berita

PT Angkasa Pura II (AP)

Bisnis

AP II Bidik Pendapatan Bisnis Non Aero 23% Dari Omset

Bangun Hotel Bintang Lima Di Bandara Soeta
RABU, 29 JANUARI 2014 | 09:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Angkasa Pura II (AP) tengah menggenjot bisnis non aero guna menopang pendapatan usahanya di masa mendatang. Strategi untuk memacu bisnis itu dengan memanfaatkan lahan-lahan yang nganggur di seputar kawasan bandara agar optimal.

“Kami punya misi menjadi bandara berkelas dunia pada 2016. Untuk itu, bisnis non aero harus digenjot layaknya perusahaan sejenis di belahan dunia lain. Tahun ini kami bidik pendapatan dari bisnis itu sekitar 23 persen total omset. Tahun depan semoga naik menjadi 35 persen,” kata Direktur Utama Angkasa Pura II Tri S Sunoko.

Tri memberi contoh, di Bandara Soekarno-Hatta (Soeta) akan dibangun hotel bintang lima. Sejak dibuka tendernya, sudah ada yang memasukkan proposal. Selain itu, AP II akan mengoptimalkanfasilitas parkir inap. “Ini bisnis yang menjanjikan juga meski lahannya terbatas,” timpalnya.


Menurutnya, tahun lalu perseroan mendapatkan keuntungan sekitar Rp 900 miliar, itu turun dibanding keuntungan pada 2012 sebesar Rp 1,2 triliun. Sementara pendapatan tahun lalu tumbuh 23 persen. Untuk tahun ini pihaknya membidik target pendapatan naik 20 persen.

“Kami mengalami penurunan keuntungan karena dampak investasi. Tahun lalu kan bangun Kualanamu (bandara di Medan). Pasokan pendapatan kami itu paling besar dari Polonia dan Bandara Soeta,” jelasnya.

Tahun ini, Tri memprediksi keuntungan perseroan stagnan di kisaran Rp 900 miliar hingga Rp 1,1 triliun. Sebab, masih ada bandara yang rugi seperti di Pangkal Pinang dan Padang, apalagi Kualanamu baru operasi.

Selain itu, belanja modal tahun ini juga lebih besar, yakni sekitar Rp 8,7 triliun, naik dibanding tahun lalu Rp 3 triliun. Alokasi paling besar diserap pembangunan Terminal 3 Bandara Soeta sekitar Rp 4,7 triliun.

“Kami inginnya Juni 2015 terminal 3 sudah operasi. Sekarang baru 11 persen pembangunannya. Itu bukan untuk Garuda saja seperti isu beredar selama ini,” tegasnya. ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya