Berita

ilustrasi

Bisnis

Ketimpangan Ekonomi Dan Kemiskinan Sulit Dihapus

Tahun Pemilu, Aktivitas Ekonomi Terdongkrak
SELASA, 28 JANUARI 2014 | 08:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Untuk mewujudkan Masterplan Percepatan dan Perluasan  Pem­bangunan Ekonomi Indo­nesia (MP3EI) dibutuhkan komit­men pemimpin yang bebas dari korup­si, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Faktanya, pemimpin yang ada sekarang belum mampu mening­katkan kualitas pembangunan In­donesia. Pemimpin mendatang di­harapkan mambawa negara kita maju secara merata tanpa ada ko­rupsi,” ujar anggota Badan Pe­meriksa Keuangan (BPK) Ali Masykur Musa, kemarin.

Ali Masykur menggambarkan kondisi bangsa saat ini dengan sebutan 3 Tuna yang menurutnya sangat mengkhawatirkan.


Pertama adalah Tuna Kepe­mim­pinan. Menurut dia, tokoh yang ha­dir di tengah masyarakat saat ini seringkali memiliki etos ke­bang­saan yang tipis. Umum­nya karena para tokoh itu mun­cul se­ca­ra ins­tan tanpa me­miliki rekam jejak pe­ngalaman yang mumpuni.

Kedua, Tuna Visi. Peserta Kon­vensi Capres Partai Demokrat ini menilai, seorang pimpinan harus mempunyai visi misi yang mem­perjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa. Ketimpangan ekono­mi dan kemiskinan di Indonesia tidak akan berakhir selama pe­mim­pin yang ada tidak memiliki visi misi perubahan untuk Indo­nesia yang maju secara merata.

Ketiga, Tuna Komitmen. Di te­ngah berbagai macam masalah yang mendera bangsa, Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ula­ma (NU) ini menyatakan, pe­mim­pin wajib memiliki ko­mitmen untuk selalu berada di sisi masyarakat.

“Yang terjadi saat ini rakyat me­rasa kehilangan. Negara sering ti­dak hadir ketika rakyat meng­ha­dapi masalah. Hal ini harus di­ubah, negara harus fokus mela­yani mas­yarakat,” tegasnya.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa optimis pertumbuhan eko­nomi tahun ini mencapai 6 persen atau lebih tinggi dari proyeksi Bank Dunia yang hanya mem­perkirakan 5,3 persen. “Kondisi perekonomian tahun 2014 mulai membaik,” kata Hatta.

Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi tahun ini seharusnya le­bih baik dari pertumbuhan 2013 yang berada di kisaran 5,6-5,8 persen. Hatta berkeyakinan, di tahun Pemilu, aktivitas ekonomi In­donesia akan terdongkrak. Se­bab, banyak kegiatan dan penge­luaran uang yang cukup besar.

Hatta juga mengimbau agar para pelaku usaha tidak menahan diri dalam berinvestasi. Selain itu, pemerintah akan terus men­dorong pembangunan infra­struktur di enam koridor dalam MP3EI. “Itu untuk mendorong per­tumbuhan ekonomi,” katanya.

Dia mengungkapkan, investasi MP3EI tahun 2014 diperkirakan mencapai Rp 2.000 triliun.  Jum­lah itu meningkat jika diban­ding investasi tahun 2011 dan 2012 se­besar Rp 500 triliun.  ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya