Berita

firmanzah/net

Bisnis

Stafsus Presiden: Deretan Bencana Alam Tidak Goyang Ekonomi Nasional

SENIN, 27 JANUARI 2014 | 11:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Rentetan bencana alam di Indonesia tidak akan memberi tekanan besar pada pembangunan ekonomi nasional secara keseluruhan.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah, menyatakan lewat situs resmi sekretariat kabinet, situasi ekonomi saat ini tidak perlu ditakuti walau risiko inflasi di bulan Januari relatif tinggi.

Menurut Guru Besar Fakultas Ekonomi Indonesia itu, sejumlah antisipasi sudah dilakukan untuk memastikan distribusi barang-brang kebutuhan pokok. Karakteristik bencana juga relatif terisolir di titik-titik tertentu sehingga potensi risikonya juga dapat dimitigasi secara sistematis.


Lanjut Firmanzah, dengan kekuatan kelembagaan penanganan bencana yang berpengalaman sepanjang 10 tahun terakhir, pemerintah optimis bencana awal 2014 tidak akan menekan pertumbuhan dan proses pembangunan yang sedang berjalan.

"Secara historis, Indonesia merupakan salah satu negara yang dalam 10 tahun terakhir terus diperhadapkan pada ujian bencana alam. Sepanjang 2004-2013 merupakan tahun ujian yang cukup berat bagi Indonesia khususnya terkait bencana alam. Tetapi, proses pembangunan dan daya dorong pertumbuhan terus menguat," terangnya. [ald]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya