Berita

Bisnis

Sriwijaya Air Siapkan 11.760 Kursi Tambahan Sambut Imlek

MINGGU, 26 JANUARI 2014 | 10:50 WIB | LAPORAN:

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang jelang perayaan Hari Raya Imlek 2565 (Tahun Baru China) mendatang, maskapai penerbangan Sriwijaya Air menyediakan penerbangan tambahan di sejumlah rute.

Senior Manager Corporate Communications PT Sriwijaya Air, Agus Soedjono menyebutkan, ada 11.760 kursi yang disediakan mulai 27 Januari hingga 4 Februari 2014. Rute-rute yang dilayani meliputi Jakarta - Pontianak PP, Jakarta - Pangkalpinang PP dan Jakarta - Tanjung Pandan PP. Dengan demikian, total ada sembilan kali penerbangan dalam sehari.

"Sedangkan Jakarta - Pangkalpinang PP untuk tanggal 27 - 28 - 31 Januari dan 1, 3 dan 4 Februari akan dilayani tujuh kali sehari," katanya, Minggu (26/1).


Untuk rute Tanjung Pandan-Jakarta PP pada 29-30 Januari dan 2 Februari menjadi delapan kali sehari. Khusus untuk Jakarta - Tanjung Pandan PP, pada 2 Februari dari empat kali sehari menjadi lima kali sehari.

Agus mengemukakabn,  jumlah penerbangan tambahan Imlek pada 2014 jauh lebih banyak dibandingkan penerbangan tambahan Imlek yang disediakan Sriwijaya Air tahun lalu yakni 7 ribu kursi tambahan atau mengalami peningkatan sekitar 68 persen. Pihaknya optimistis tingkat keterisian penumpang bisa mencapai 85 persen dengan adanya penerbangan tambahan itu.

Sebelumnya, Maskapai Sriwijaya Air juga memperkuat rute internasionalnya dengan membuka jalur penerbangan ke tiga kota di China mulai Rabu (22/1) melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

"Ke tiga kota tersebut yakni Hangzhou, Ningbo, dan Nanking," kata Agus.

Ia memaparkan, penerbangan ke China itu akan dilakukan setiap hari sekali selama periode 22 Januari hingga Februari 2014 dengan menggunakan pesawat Boeing 737-800 Next Generation berkapasitas 167 kursi kelas ekonomi dan delapan kelas eksekutif.[wid]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya