Berita

Sutan Bhatoegana

Wawancara

WAWANCARA

Sutan Bhatoegana: Coba Tanya KPK, Ada Niat Panggil Sutan Nggak...

RABU, 22 JANUARI 2014 | 10:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana menanggapi santai soal rumor penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus SKK Migas.

“Perkembangan isu kasus SSK Migas menjadi ngeri-ngeri sedap. Saya dibilang akan jadi tersangka. Padahal Jubir KPK sudah bilang, penggeledahan itu hanya untuk mencari jejak WK (bekas Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karyo-red). Tidak ada sangkut pautnya dengan yang punya rumah,” ujar Sutan Bhatoegana kepada Rakyat Merdeka di Jakarta, Senin (20/1).

Seperti diketahui, Sutan Bhatoegana disebut-sebut  menerima 200 ribu dolar AS hasil dari kongkalikong proyek tender minyak dan gas di SKK Migas. Kemudian Kamis (16/1), penyidik KPK menggeledah ruang kerjanya di DPR dan rumahnya di Bogor.


Akibat penggeledahan ini, muncul rumor bahwa politisi Partai Demokrat itu bakal ditetapkan jadi salah satu tersangka suap dalam kasus SKK Migas.

Sutan Bhatoegana selanjutnya mengatakan, sejauh ini dirinya hanya diperiksa sebagai saksi. Tapi jika terbukti menerima suap dalam kasus dugaan Korupsi SKK Migas, dia siap bertanggung jawab.

“Tidak ada masalah jika harus mundur sesuai pakta integritas. Kalau salah, siap bertanggung jawab,” tegas Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR itu.

Berikut kutipan selengkapnya:

Anda kan belum diperiksa terkait kasus  WK, kenapa rumah Anda digeledah KPK?
Sebenernya sih saya juga bingung, kok tiba-tiba langsung digeledah. Pengamat pun banyak yang menilai KPK ngaco karena biasanya penggeledahan itu dilakukan terhadap tersangka. Tapi karena ini untuk membantu penegakan hukum, ya saya persilakan saja.

Sebelum melakukan penggeledahan, KPK menjelaskan nggak?
Tidak. Saya pun nggak tahu KPK mau datang. Makanya saya pergi. Saya tahunya pas lagi di jalan, staf ngabarin. Kalau tahu KPK akan datang, saya pasti menemui mereka.

Anda protes ke KPK?
Tidak. Penggeledahan itu kan memang sudah menjadi kewenangan mereka. Kalau memang diperlukan, KPK berhak melakukan penggeledahan kepada siapa saja.

Pokoknya selama tujuannya baik dan cara yang dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, saya siap membantu. Toh setelahnya itu, pihak KPK sudah menjelaskan hal itu.

Dalam penggeledahan, apa saja yang diambil penyidik KPK?
Kalau di DPR itu, dokumen-dokumen rapat Komisi VII DPR dengan Kementerian ESDM. Kemudian handphone staf dikloning semua.

Sedangkan yang di rumah, KPK meng-copy surat-surat kendaraan saya. Katanya diduga ada jejak WK.

Kabarnya banyak handphone Anda yang disita, termasuk komputer, apa benar?
Handphone itu bukan punya saya, tapi  semua punya staf. Handphone saya hanya tiga buah. Itu juga untuk antisipasi kalau yang satu tidak ada sinyal, kan ada yang lain.

Sementara untuk komputer dan laptop, kata KPK mau mencari jejak WK. Kemungkinan tertinggal di situ katanya. Saya juga nggak ngerti.

Anda sudah mendapatkan panggilan untuk memberikan keterangan terkait hasil penggeledahan?
Sejauh ini belum. Coba saja tanya ke KPK, ada niat panggil Sutan nggak.

Anda tidak khawatir kalau tiba-tiba dijadikan tersangka?
Tidak. Saya anggap masalah ini sebagai cobaan dari Allah SWT. Kalau bisa bersabar dan lulus, artinya kan derajat saya naik. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya