Lemas akibat tenaga terkuras menjadi alasan Ana Ivanovic saat ditaklukkan petenis Kanada, Eugenie Bouchard di babak perempatfinal Australian Open 2014, kemarin.
Dalam pertandingan itu, Ivanovic memang terlihat kehabisan tenaga dan konsentrasi pada set kedua dan ketiga saat melawan Bouchard. Semua itu menurut Ivanovic terjadi akibat bertarung sengit kontra Serena Williams di babak keempat.
Meski baru berusia 19 tahun, Bouchard tak terlihat gugup kala menghadapi Ivanovic, yang sebelumnya tampil gemilang dengan menundukkan petenis nomor satu dunia, Serena Williams. Lewat tiga set, petenis 19 tahun itu menang 5-7, 7-5 dan 6-2.
“Itu sama sekali bukan kejutan, karena ini belum selesai. Saya akan bertanding besok. Saya sudah tidak sabar untuk meraih keberhasilan,†kata Bouchard dikutip
Reuters.Di di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Bouchard benar-benar tampil tenang, bahkan saat harus kehilangan set pertama. Perlahan tapi pasti ketenangan yang dimainkan Bouchard mampu mengejar ketertinggalannya hingga kemudian pada set kedua dia mengejar kedudukan dari 3-4 menjadi 4-3 bagi Bouchard. Set kedua pun berhasil ditutup Bouchard dengan skor 7-5.
Setelah set kedua, pertandingan dihentikan sementara, karena Ivanovic harus menjalani perawatan pinggul. Dengan kondisi itu justru menguntungkan Bouchard. “Kami menjalani pertandingan yang keras. Saya rasa akan lebih maju di set ketiga.â€
Benar saja, pada set ketiga, Bouchard menundukkan lawannya. Tidak tanggung-tanggung Bouchard mampu membuat skor 1-4 berlangsung lama hingga dia menutup set dengan telak 6-2.
Dengan kemenangannya itu, Bouchard mendapat pengalaman pertama kali untuk mencapai babak empat besar dalam grand slam. Selanjutnya dia akan menantang unggulan keempat, Li Na, untuk memperebutkan tiket final.
Li Na kembali melaju ke semifinal Australian Open usai mengalahkan Flavia Pennetta 6-2, 6-2 dalam 67 menit. Pertemuan dengan Li Na bukan kali pertama bagi Bouchard. Sebelumnya, Bouchard sempat merasakan keampuhan Li Na saat tampil di Montreal 2012 lalu.
Sementara di tunggal putra, juara bertahan Novak Djokovic gagal mengulangi kesuksesannya menyingkirkan Stanislas Wawrinka, ketika mereka kembali dipertemukan di babak perempat final, kemarin.
Djokovic, yang tak pernah kehilangan satu set pun dalam perjalanannya menuju perempat final, terpaksa mengakui ketangguhan unggulan kedelapan itu dengan skor akhir 2-6, 6-4, 6-2, 3-6, 9-7 dalam pertarungan yang memakan waktu empat jam dan berakhir pukul 23.30 malam waktu setempat.
Di tempat yang sama, pada tahun lalu, Djokovic juga terlibat pertempuran panjang dengan Wawrinka di babak keempat. Namun, pada saat itu, petenis asal Serbia tersebut, yang keluar sebagai pemenang dengan skor 1-6, 7-5, 6-4, 6-7 (5-7), 12-10.
Wawrinka melanjutkan langkahnya ke semifinal untuk menantang unggulan ketujuh, Tomas Berdych, yang terlebih dahulu lolos berkat kemenangan atas David Ferrer. ***