Berita

Olahraga

Ratusan Miliar Rupiah Lenyap Diterjang Banjir

SENIN, 20 JANUARI 2014 | 12:44 WIB | LAPORAN:

Hujan baru sepekan menghantam Jakarta. Namun, roda ekonomi nyaris lumpuh dan ratusan miliar rupiah pun hilang.

Perhatikan saja beberapa pusat bisnis di ibukota seperti kawasan ITC, WTC, Pusat Bisnis Mangga Dua, Kelapa Gading dan turut di dalamnya pasar-pasar tradisional porak-poranda diterjaang banjir. Diperkirakan, kerugian per harinya mencapai Rp 50 miliar.

"Totalnya sekitar 20 ribu toko yang terkena dampak banjir. Dengan omzet rata-rata Rp 5 juta per kios maka kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 miliar per hari," papar Sarman Simanjorang selaku Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta, Senin (20/1).


Sarman memperkirakan Tanah Abang adalah kawasan yang paling banyak mengalami kerugian akibat banjir. Bila pada kondisi normal perputaran uang di Tanah Abang sebesar Rp 200 miliar per harinya. Maka dengan kondisi seperti ini, diperkirakan roda ekonomi Tanah Abang hanya berjalan sekitar 40 persen saja.

"Sedangkan di kawasan Jatinegara Barat, hampir semua toko tutup. aktivitas perdagangan di sana hampir lumpuh," ucapnya.

Untuk kawasan Kelapa Gading sendiri Sarman perkirakan kerugian mencapai angka Rp 40 miliar per hari. Kerugian diperkirakan muncul tak hanya dari kawasan pengusaha saja, melainkan juga dari kalangan perbankan.

Untuk kawasan industri Pulogadung sendiri menurut Sarman tidak terlalu terganggu. Pasalnya, banjir yang melanda daerah tersebut ternyata tidak begitu mengganggu aktivitas 300 pabrik di area tersebut. Sama halnya dengan kawasan industri garmen dan takstil di Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Semua aktivitas di KBN hingga saat ini masih berjalan normal. Namun, yang bermasalah adalah kawasan arus lalu lintas macet yang menyebabkan waktu tempuh perjalanan semakin lama.

"Kita sangat apresiasi upaya dan kerja keras yang telah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk mengantisipasi banjir seperti perawatan drainase, pengerukan kali, penertiban penampungan air seperti waduk Pluit, waduk Ria Rio maupun perluasan ruang hijau," tukasnya.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya