Berita

Andi Nirwanto

Wawancara

WAWANCARA

Andi Nirwanto: Sudah Ada Temuan Mengenai Koruptor Kabur Ke Luar Negeri

SENIN, 20 JANUARI 2014 | 08:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kejaksaan Agung bersama tim terpadu terus mengejar tersangka, terdakwa, dan terpidana kasus korupsi yang kabur ke luar negeri.

“Pekerjaan dulu yang belum dituntaskan Pak Darmono (Wakil Jaksa Agung yang sudah pensiun)  akan terus ditindaklanjuti,” kata Wakil Jaksa Agung, Andi Nirwanto kepada Rakyat Merdeka, di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (15/1).

Seperti diketahui, jabatan Wakil Jaksa Agung otomatis menjadi Ketua Tim Pemburu Koruptor (TPK) yang tugasnya  mengejar tersangka, terdakwa, dan terpidana kasus korupsi yang lari ke luar negeri.


TPK tidak hanya bertugas untuk menangkap koruptor. Tapi juga menyita aset-aset koruptor yang disimpan di luar negeri dan dalam negeri.

Andi Nirwanto selanjutnya mengatakan, sekarang bukan TPK namanya. Tapi tim terpadu pencari tersangka, terdakwa, dan terpidana yang kabur, termasuk mencari aset-asetnya.

Berikut kutipan selengkapnya:
  
Artinya tim terpadu itu tugasnya semakin banyak?
Ya. Tim terpadu ini tidak hanya mengurusi masalah kasus korupsi saja. Tapi juga mengejar tersangka, terdakwa, dan terpidana kasus tindak pidana yang kabur, dan menyita aset-asetnya yang disimpan di dalam negeri dan luar negeri.

Artinya, kasus-kasus besar yang menarik perhatian masyarakat menjadi tugas tim terpadu ini.

Apa action yang sudah dilakukan?
Kalau actionnya kami akan lanjutkan kerjaan yang dulu sudah dikerjakan tim sebelumnya.

Sudah ada temuan-temuan penting?
Sudah dong, sudah ada temuan mengenai koruptor yang kabur ke luar negeri. Tapi saya tidak bisa sampaikan kepada Anda. Sebab kalau diinformasikan sekarang nanti menjadi tidak baik.

Kalau tidak diinformasikan, terkesan tim ini tidak kerja?
Pokoknya, tim ini terus aktif untuk melaksanakan pengejaran tersangka, terdakwa, dan terpidana yang kabur, termasuk mengejar aset-asetnya.

Kenapa tidak dipublikasikan saja sih seperti dilakukan Darmono saat memimpin TPK?
Saya lebih baik banyak bekerja daripada banyak berbicara. Untuk itu lebih baik kita lihat saja nanti hasil dari tindak lanjut yang dilakukan tim terpadu ini.

Apa obsesi Anda?
Saya berharap tim ini bisa mengembalikan kerugian negara yang sudah diambil korupsi. Sebab, selain menangkap koruptor, tim terpadu ini juga mengambil aset terpidana tersebut.  ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya