Berita

FOTO:RMOL

Olahraga

Korban Banjir Cilitan Kecil Terpaksa Minta-minta di Jalanan

MINGGU, 19 JANUARI 2014 | 13:13 WIB | LAPORAN:

Malang nian nasib warga Cililitan Kecil II, kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sudah empat hari lamanya ratusan warga korban banjir ini belum menerima bantuan dari Pemprov DKI. Bahkan dari partai politik.

"Sudah empat hari, belum ada satupun yang membantu kami," keluh perempuan tua yang bernama Nur Syamsu kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Minggu, 19/1).


Perempuan berusia 63 tahun ini ditemui di pinggir jalan Cililitan. Dia bersama dengan warga lainnya terpaksa meminta sumbangan dari pengguna kendaraan yang melintas di kawasan itu.

Dengan nada setengah kesal, Nur Syamsu yang akrab disapa Bunda Padang ini mengaku heran atas respon pemerintah terhadap penderitaan yang tengah dirasakan ratusan warga Cililitan Kecil II yang rumahnya kebanjiran.

Sejak hari pertama, dia bersama warga RT 11 RW 7 lainnya menunggu bantuan dari pemerintah, termasuk dari Pemda DKI. Namun hingga hari keempat, bantuan itu tak kunjung datang.

"Saya terpaksa meminta bantuan di jalanan," ungkap Nur Syamsu.

Di pinggir jalan Cililitan Kecil, persisnya dekat lokasi banjir, bertebaran bendera partai. Namun, seperti yang diungkapkan Nur, partai pun sama saja.

"Ah, kalau butuhnya saja warga didekati. Tapi giliran kami susah, partai tak membantu," keluhnya.

Untuk makan, warga menurut Nur, ditolong oleh masyarakat awam yang peduli atas penderitaan mereka. Dia mengatakan ada saja bantuan makanan lauk pauk yang dikirim dari dermawan di dapur umum.

"Untuk makan, Alhamdullilah dari masyarakat yang prihatin melihat nasib kami," kata Nur.

Sedangkan untuk bermalam, Nur terpaksa menginap di rumah kerabatnya yang tak jauh dari lokasi.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya