Berita

FOTO:NET

Olahraga

Bocah 6 Tahun Tewas Terseret Arus di Medan Satria Bekasi

MINGGU, 19 JANUARI 2014 | 11:57 WIB | LAPORAN:

Banjir yang melanda kawasan Medan Satria, Harapan Indah di Kota Bekasi, merenggut satu korban jiwa. Seorang bocah usia sekitar enam tahun tewas saat main banjir-banjiran di depan rumahnya.
 
Lokasi kejadian berada di Perumahan Pondok Sani, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Bekasi. Perumahan ini persis berada di belakang Komplek Harapan Indah Kota Bekasi dan bersebelahan dengan Kavling PGRI. Kala itu, korban tengah bermain air bersama teman-teman sebayanya sebelum akhirnya jatuh dan terseret arus setinggi 1,5 meter.
 
"Korban sempat tenggelam selama hampir satu jam. Warga yang mencari ramai-ramai akhirnya menemukan anak itu sudah meninggal," tutur Tyo, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
 

 
Menurut Tyo, kasus warga hanyut di wilayah Medan Satria bukan baru pertama kali terjadi. Pada banjir di tahun 2007, kata dia, ada dua warga yang tewas terseret arus air.
 
"Saat itu, korbannya bukan anak-anak kecil. Satu sudah usia 20-an tahun, satu lagi anak remaja. Dua-duanya laki-laki, warga Kavling PGRI dan Pondok Sani," ujarnya.
 
Banjir yang mulai surut, kata Tyo, memang kerap dimanfaatkan warga khususnya anak-anak untuk bermain. Ada yang berenang di jalanan depan rumah, tapi tidak sedikit juga yang lebih berani untuk berenang di kali.
 
Selama satu pekan ini, wilayah Medan Satria, Bekasi sudah empat kali dilanda banjir. Ketinggian air yang merendam ratusan pemukiman warga ini berkisar 1-2 meter. Banjir paling besar terjadi hari ini (Minggu, 19/1) dengan ketinggian air mencapai 2 meter. Saat ini, warga yang menjadi korban banjir mengeluhkan telah terserang berbagai macam penyakit. Paling banyak sakit yang dikeluhkan berupa gatal-gatal, diare dan batuk.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya