Berita

PERINGATAN GERAKAN KEWIRAUSAHAAN KE-4

Presiden SBY: Wirausahawan Pahlawan Bisnis, Karena Menciptakan Pekerjaan Bagi Orang Banyak

RABU, 15 JANUARI 2014 | 16:27 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono menghadiri acara peringatan Gerakan Kewirausahaan Nasional 2014 yang di pusatkan di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (15/1).

Hadir pula ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta yang merupakan calon wirausaha muda.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan entrepreneurship atau kewirausahaan adalah pahlawan bisnis di negara ini. Mereka tidak lagi mencari kerja tetapi menciptakan pekerjaan dan peluang bagi orang lain.


"Entrepreneurs adalah pahlawan bisnis karena meraka bukan mencari pekerjaan tetapi menciptakan bisnis. Seorang entrepreneur punya banyak ide, kreatif, dan senang dengan terobosan-terobosan baru," kata Presiden SBY saat meresmikan pembukaan Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) ke-4 Tahun 2014 di Istora Senayan, Jakarta.

Presiden menjelaskan para wirausahawan ini berperan besar dalam memajukan dan meningkatkan perekonomian Indonesia. Di tengah terbatasnya lapangan pekerjaan, maka semangat para wirausahawan harus ditingkatkan karena mereka tidak mencari kerja tetapi menciptakan pekerjaan untuk dirinya dan juga orang lain.

"Entrepreneur berani memulai. Mereka orang yang ulet, sabar. Mereka tidak mudah menyerah. Gagal, coba lagi; gagal, coba lagi. Bergabunglah dengan para entrepreneur," tutur SBY kepada para mahasiswa yang hadir.

Dalam kesempatan itu Presiden mempompa para calon wirausaha dan wirausaha pemula. Presiden berharap kalangan wirausaha muda nasional gigih memperjuangkan cita-cita dan tidak mudah menyerah.

Menurut Presiden, sebagai generasi penerus cita-cita bangsa wirausaha muda menjadi harapan bangsa yang dapat berkontribusi bagi pembangunan nasional, khususnya untuk membuka lapangan kerja baru di masa datang.

“Pengusaha muda terus berusaha dan mengembangkan sikap optimistis sehingga dapat menciptakan lapangan kerja di masa datang,” kata Presiden.
 
Di hadapan ribuan wirausaha muda, Presiden, mengungkapkan bahwa pemerintah tetap konsisten mendukung dari segi pendanaan, melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi kelanjutan roda usaha.

“Pemerintah akan tetap menyalurkan KUR. Sejak tahun 2007, pemerintah telah menyalurkan KUR senilai Rp 130 triliun kepada 10 juta penerima,” kata Presiden.

Dalam acara itu hadir Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Mendikbud Muhammad Nuh, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Menpora Roy Suryo, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindingan Anak (PP-PA) Linda Amalia Sari Gumelar, Sekretaris Kabinet Dipo Alam dan Gubernur BI Agus Martowardojo [dzk]


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya