Berita

Olahraga

BMKG: Rob Perparah Banjir Jakarta

RABU, 15 JANUARI 2014 | 12:25 WIB

Pasang air laut atau rob turut memperparah banjir yang merendam Jakarta.

"Kebetulan tanggal 13-16 Januari ini pada posisi bulan mati yang berpotensi pasang air laut naik sedang sampai tinggi," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Prabowo di Jakarta, Rabu (15/1).

Akibat hujan yang terus mengguyur wilayah Jabodetabek tidak terserap dan mengalir ke permukaan hingga merendam permukiman penduduk, ditambah pasang air laut maka memperparah ketinggian air permukaan. BMKG memprediksikan pada 13-16 Januari 2014 maksimal pasang naik 1,1 meter sejak pukul 09.00-12.00 WIB lalu surut pada sore hari.


"Pada tanggal 15 masih naik lagi jam 8-9, pasang cukup tinggi sampai satu meter," kata Prabowo.

Selain itu, Jakarta juga memiliki faktor utama terjadinya potensi banjir yaitu curah hujan yang tinggi dan kondisi permukaan. Prabowo menjelaskan, curah hujan dengan intensitas 50 mm-100 mm per hari atau tinggi terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Di samping itu saat ini juga memasuki periode puncak musim hujan untuk Jabodetabek. Sementara untuk kondisi permukaan, kecenderungan area resapan di Jakarta berkurang sehingga sisa air yang tidak terserap akan mengalir ke permukaan.

"Ada kecenderungan daerah aliran air di permukaan berkurang bisa karena beberapa hal karena penumpukan sampah, atau wilayah alirannya menyempit karena berubah menjadi permukiman," tambah dia seperti dilansir dari Antaranews.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya