Berita

Olahraga

Malam Ini Bulan Purnama, Pesisir Utara Jakarta Terancam Banjir Rob

SELASA, 14 JANUARI 2014 | 19:59 WIB | LAPORAN:

Jika malam ini (Selasa, 14/1) terjadi bulan purnama maka wilayah utara Jakarta, khususnya, berpotensi diterjang pasang air laut atau rob.

"Makanya yang kita takutkan besok ini tanggal 15, karena malam hari nanti bulan purnama dan efek modifikasi cuacanya berkurang," ungkat Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Wiriyatmoko di Gedung Suma II Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa (14/1).

Selain kemunculan pasang air laut, tambah Wiriyatmoko, yang juga patut diwaspadai adalah peningkatan intensitas hujan di daerah hulu. Jika keduanya terjadi bersamaan, maka wilayah Jakarta kembali terancam terendam banjir. Kawasan yang patut dipantau adalah daerah pinggiran Sungai Ciliwung, Kampung Pulo, Rawajati, dan Bukit Duri.


Kondisi tersebut menurutnya akan semakin parah mengingat banyak pompa air yang tidak berfungsi maksimal di DKI.

"Tapi, kita sudah koordinasi langsung ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk siaga darurat dari unsur terkecil. Mulai RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, hingga Wali Kota," kata pria yang akrab disapa Moko itu.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Ma'arif menjelaskan salah satu penyebab banjir di Jakarta adalah hujan lokal yang turun dengan skala besar. Bila hujan lokal terjadi berbarengan dengan hujan di area hulu, maka untuk mengurangi dampak banjir, salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan teknologi modifikasi cuaca (TMC). Kegiatan yang dilakukan bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan TNI-AU adalah program dengan menyemai garam dapur (NaCL) yang diolah menjadi tepung untuk kemudian disemai di awan.

"Kalau melihat pengalaman banjir Jakarta tahun lalu, TMC bisa mengurangi intensitas hujan sampai 35 persen," kata Syamsul.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya