Berita

FOTO:RMOL

Olahraga

APBD Belum Disetujui Dewan, DKI Minta BNPB Talangi Dulu Biaya TMC

SELASA, 14 JANUARI 2014 | 19:46 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI harus berutang dulu kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membiayai pelaksanaan teknologi modifikasi cuaca (TMC) yang dimulai hari ini (Selasa, 14/1). Dana yang dibutuhkan untuk operasi teknologi merekayasa cuaca ini mencapai total Rp 28 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Wiriyatmoko mengemukakan, Pemprov DKI masih kesulitan untuk sharing biaya karena APBD DKI 2014 belum mendapat persetujuan dari DPRD.  

"Karena dewan belum mengesahkan APBD, ya mau bagaimana lagi, karena mendesak menggunakan APBN terlebih dahulu," ujar Wiriyatmoko di Gedung Suma II, Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa (14/1).


Pria yang akrab disapa Moko ini menjelaskan, anggaran proyek ini dibagi dua, yakni Rp 20 miliar menjadi tanggungan Pemprov DKI dan sisanya dari BPNB.

Sebagai anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Moko belum bisa memastikan kapan APBD DKI 2014 disetujui oleh dewan. Itu pun jika disetujui pertengahan Januari 2014 ini, utang Pemprov DKI kepada BNPB belum bisa dibayarkan.

"Setelah pengesahan oleh DPRD pun tidak langsung dapat dipakai anggarannya. Karena harus melalui pengkajian oleh Mendagri," terangnya.

Ia menjelaskan, Pemprov DKI sebetulnya sudah menganggarkan dana Rp 41 miliar untuk penanganan dan kebutuhan logistik banjir. Dana tersebut akan dikerjakan melalui kerja sama antar sembilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berhubungan langsung dengan bencana yang berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI.

Nantinya, dana darurat sembilan SKPD segera dapat dicairkan. Sembilan SKPD dimaksud adalah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Dinas Sosial, Dinas Kebersihan, Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Pekerjaan Umum,  Dinas Perindustrian dan Energi, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Sementara itu, Kepala BNPB, Syamsul Ma'arif menyatakan bahwa pihaknya siap menanggung seluruh biaya TMC terlebih dahulu. Pasalnya, status 'siaga darurat banjir' Jakarta sudah tidak bisa ditunda lagi untuk melakukan TMC. Untuk penanggulangan banjir di Jakarta, kata Syamsul, BNPB menganggarkan dana sebesar Rp 50 miliar. Sedangkan untuk penanggulangan banjir nasional, BNPB mempersiapkan anggaran sebesar Rp 100 miliar.

"Mau bagaimana lagi, uangnya Pemprov DKI belum keluar. Harus menunggu paripurna terlebih dahulu," ujar Syamsul.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya