Berita

FOTO:RMOL

Olahraga

BNPB dan BPPT Tabur Garam di Udara Hari Ini

SELASA, 14 JANUARI 2014 | 15:10 WIB | LAPORAN:

Setelah kemarin sore Pemprov DKI menetapkan status darurat banjir, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menindaklanjutinya dengan melaksanakan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC).

Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) BPPT, Heru Widodo menjelaskan bila operasi TMC dilakukan untuk merekayasa cuaca dari hujan menjadi tidak hujan. Begitu juga sebaliknya. Petugas akan menyebar garam (NaCl) di udara sehingga dapat mempercepat proses awan menjadi hujan atau jumping process terhadap awan yang sedang tumbuh dan tengah bergerak ke arah Jabodetabek.

"Metode ini dieksekusi menggunakan pesawat terbang jenis Hercules dan Casa 212-200. Metode ini juga bisa mengurangi masa udara yang masuk ke Jabodetabek agar hujan yang terjadi tidak terlalu besar. Hanya hujan sporadis dan lokal saja," kata Heru dalam konferensi pers di Lapangan Udara Halim Perdana Kesuma, Jakarta Timur, Selasa (14/1).


Metode ini juga bisa mengganggu proses pertumbuhan awan di dalam Jabodetabek. Sehingga awan yang berpotensi menurunkan hujan dengan curah hujan tinggi di luar Jabodetabek.

"Metode ini dieksekusi menggunakan peralatan darat atau ground-based generator di 20 lokasi yang membangkitkan partikel-partikel halus untuk menciptakan efek persaingan pada awan agar sulit berkembang," bebernya.

Metode TMC yang akan dilakukan tahun ini kata Heru lebih modern. Bila tahun 2013 lalu garam disebar dengan cara manual dari dalam pesawat. Maka, kali ini, garam dimasukkan ke dalam tabung khusus. Sehingga pesawat yang membawa bibit garam tidak akan merusak badan pesawat.

"Untuk yang sekarang, kita bukan ingin meningkatkan target atau tidak. Tapi yang jelas, TMC saat ini mengurangi korosi debu-debu di pesawat, jadi lebih efektif dan lebih mengurangi resiko kecelakaan karena pesawat jadi lebih bersih," tutupnya.[wid] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya