Berita

Jusuf Kalla

Wawancara

WAWANCARA

Jusuf Kalla: Sebagai Warga Negara Yang Baik, Anas Perlu Membuka Semua Fakta

SENIN, 13 JANUARI 2014 | 10:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla merasa prihatin Anas Urbaningrum ditahan KPK karena diduga terlibat kasus korupsi.

“Prihatin karena Anas itu mantan Ketua Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI),’’ ujar Jusuf Kalla kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (11/1).
 
Menurut alumnus HMI itu, pihaknya hanya bisa prihatin dan mengikuti proses hukum yang berjalan.


“Soal terlibat atau tidak, biar pengadilan yang memutuskan,” kata Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu.

Berikut kutipan selengkapnya;

Apa saran Anda terhadap HMI?

Saya meminta agar para pengurus HMI meningkatkan lagi pendidikan ideologi para kadernya. Supaya ke depan kasus seperti ini tidak menimpa kader HMI.
 
Tajamkan visi-misi mereka untuk menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara.

Anda khawatir kasus ini merusak citra HMI?
Saya tidak khawatir penahanan Anas merusak citra HMI.  Sebab, korupsi itu  ibarat virus yang menyerang bangsa ini. Banyak orang yang kena. Mulai anggota parpol, anggota ormas, dan birokrat. Bahkan kalangan ulama terkena virus korupsi ini. Kebetulan bekas  kader HMI ada juga  yang kena. Tapi kan hanya satu orang. Meski begitu, saya tetap prihatin.

PB HMI mengadakan diskusi soal sprindik Anas, tanggapan Anda?
Tidak apa-apa. Ini kan negara demokrasi. Mereka bebas berdiskusi tentang masalah-masalah yang menurut mereka perlu dikritisi.

HMI terkesan tidak terima dengan penahanan Anas, apa betul?
Tidak begitu. Saya yakin para pengurus HMI itu mengerti (penahanan Anas) dan taat hukum kok. Yang namanya pro kontra kan biasa. Apalagi kasus ini banyak mendapat sorotan. Jadi tidak perlu berpikir sejauh itu.

Saat ditetapkan ditahan KPK, Anas  berterima kasih kepada SBY dan Abraham Samad, apa maknanya?

Saya tidak tahu apa maksudnya dan tidak mau berspekulasi. Coba saja tanya ke Anas.

Ada pihak-pihak yang meminta agar Anas “berkicau” seperti Nazarudin, ini bagaimana?
Silakan saja. Tentunya Anas memang harus membuka semua fakta yang diketahui. Sebagai warga negara yang baik, itu  sebuah kewajiban. Sejauh itu semua benar, memang seyogyanya dibuka saja.

Soal Anas sempat mangkir dari panggilan KPK, apa tanggapan Anda?

Soal itu saya tidak bisa menilai. Itu kan keputusan dia. Yang pasti Anas sudah menghadiri panggilan KPK.

Tapi itu bisa disebut tindakan melawan hukum?
Mungkin saat itu dia punya pertimbangan sendiri.

Kan ada kuasa hukumnya. Tentu disayangkan, tapi itu kan keputusan yang bersangkutan. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya