Berita

jokowi/net

Seknas Jokowi: Kalau Tak Segera Dicapreskan, Rakyat akan Galau

SABTU, 11 JANUARI 2014 | 17:54 WIB | LAPORAN:

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) harus mencalonkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi sebagai capres pada Pemilihan Presiden Juli 2014 mendatang.

Pasalnya, pencapresan Jokowi merupakan keinginan masyarakat. Hal ini terlihat dari tingginya elektabilitas Jokowi dalam berbagai temuan lembaga survei dan antusiasme warga saat menyambut Jokowi.

"Kalau tidak begitu, akan menjadi skandal. Mana ada di negara lain yang untuk mencalonkan diri saja, tidak bisa," ujar Muhammad Yamin, penasihat senior Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, di Jakarta, Sabtu (11/1).


Muhammad Yamin menjelaskan, Seknas Jokowi dibentuk sebagai kekuatan politik untuk memperbaiki masyarakat sekaligus tempat bernaung Jokowi. Menurutnya, seluruh anggota Seknas menginginkan agar pencapresan Jokowi dilakukan sebelum Pemilihan Legislatif 9 April 2014.

"Supaya jelas bagi Jokowi untuk menghadapi pilpres. Kalau tidak diumumkan segera, rakyat akan galau," imbuh Yamin.

Terakhir, dia mengingatkan, tugas utama partai politik adalah menjalankan aspirasi masyarakat. Artinya, parpol yang tidak bekerja menyerap dan menjalankan aspirasi rakyat, berarti menjadi alat bagi segerombolan orang yang merebut kekuasaan. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya