Berita

Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari

Olahraga

Greysia/Nitya Sisa Asa Garuda

Korea Open Super Series 2014
JUMAT, 10 JANUARI 2014 | 11:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Wakil Indonesia yang tersisa di Korea Open Super Series 2014 tinggal Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Hari ini, mereka akan bertarung di babak perempat final menghadapi wakil dari China, Ma Jin/Tang Yuanting.

Tiket perempat final diraih Gresysia/Nitya usai melakoni ‘perang saudara’ dan menang 20-22, 21-8, 21-13 atas rekan sendiri, Vita Marissa/Variella Aprilsasi.

Kendati mampu meraih kemenangan dari pasangan ganda putri yang berada satu peringkat di bawahnya, Greysia/Nitya mengungkapkan, jika kemenangan kemarin itu diraih dengan susah payah. “Mungkin saya dan Nitya menang karena lebih siap dari Vita/Variella,” ujar Greysia kepada Badmintonindonesia.org.


Lewat kemenangan ini, Greysia/Nitya berhasil membalas kekalahan di ajang Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013. Saat itu, mereka berhasil dikalahkan. Atas kemenangan ini kedudukan skor pertemuan kedua pasangan pun imbang 1:1.

Pada turnamen yang berlangsung di Seoul Olympic Gymnasium 2 itu nampaknya terlalu berat bagi pebulutangkis Indonesia. Bagaimana tidak, dari 22 pemain yang diturunkan Pelatnas Cipayung dalam turnamen awal tahun, hanya Greysia/Nitya yang masih bertahan.

Sementara itu, pebulutangkis Indonesia selanjutnya akan segera terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk mengikuti turnamen Malaysia Open Super Series yang berlangsung pekan depan.

China Ma Jin/Tang Yuanting yang menjadi lawan Nitya/Greysia di perempat final nanti merupakan unggulan tujuh dari Negeri Tirai Bambu yang mengalahkan ganda putri Indonesia Suci Rizky Andini/Tiara Rosalia Nuraidah dengan skor 17-21, 21-11, 13-21.

Kedua pasangan ini tercatat belum pernah saling berhadapan. Namun pada turnamen French Open Super Series 2013, Greysia/Nitya berhasil memetik kemenangan atas Ma Jin yang saat itu berpasangan dengan Zhong Qianxin.

“Peluangnya 50:50 untuk kedua pasangan.  Bola yang dipakai pada turnamen ini agak berat, jadi dibutuhkan tenaga ekstra. Tapi kondisi bola seperti ini seharusnya cocok dengan tipe permainan Greysia/Nitya,” kata Bambang Supriyanto, sang pelatih. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya