Berita

Hukum

Machfud Bantah Pernah Bahas Hambalang dengan Anas

KAMIS, 09 JANUARI 2014 | 22:17 WIB | LAPORAN:

Direktur Utama PT Dutasari Citralaras (DCL), Machfud Suroso membantah pernah membahas proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang dengan bekas Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

Hal itu sebagaimana diutarakannya saat bersaksi dalam sidang lanjutan terdakwa Deddy Kusdinar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (9/1). Kendati begitu, dia mengakui pernah bertemu dengan Anas dan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin.

"Pada saat Anas (yasinan), pernah," terang dia.


Dia membantah jika dalam pertemuan tersebut juga membahas cara untuk melengserkan Nazaruddin dan memenangkan PT Adhi Karya sebagai pemenang tender proyek Hambalang.

"Tidak benar, jelas itu tidak benar," tekan dia.

Salah seorang Jaksa KPK, Kiki Ahmad Yani, lalu kembali bertanya kepada Machfud. Dia bertanya, apakah Machfud pernah berbincang dengan Kepala Divisi Konstruksi Jakarta I, Teuku Bagus M Noor mengenai gangguan dari anak buah Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang dalam penanganan proyek Hambalang. Machfud dengan tegas membantahnya.

"Tidak pernah, saya berani bersumpah dan saya bisa mempertanggungjawabkan dunia akhirat. Dengan Rosa pun saya tidak kenal," tekan Machfud.

Disebutkan dalam dakwaan Deddy, pada Agustus 2010, Rosa dan Lisa Lukitawati bertemu bos Adhi Karya M Arief Taufiqurrahman di Hotel Dharmawangsa. Dalam pertemuan Rosa meminta PT Adhi Karya mundur dari proyek Hambalang karena Nazaruddin akan memegang pekerjaan pelaksanaan dengan PT Duta Graha Indah. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya