Berita

shinta bachir

Blitz

Gara-Gara Video Ganti Baju Shinta Bachir Gagal Kawin

SENIN, 06 JANUARI 2014 | 10:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Rencananya menikah akhir Desember lalu. Mantan calon suami berlatar pengusaha dan baru pacaran tiga bulan.

Nama Shinta Bachir kembali ‘terangkat’ menyusul beredarnya video syurnya di YouTube, akhir Desember lalu.  Sekadar mengingatkan, adegan dalam video tersebut diawali dengan Shinta yang memakai celana pendek. Nampak jelas celana dalam wanita asli Wonosobo Jawa Tengah itu berwarna merah bunga-bunga. Selanjutnya adegan dilanjutkan ketika Shinta melepas kemejanya. Shinta yang saat itu tidak mengenakan bra, terlihat nampak jelas bagian belakang tubuhnya tanpa sehelai benang pun. Saat itu, Shinta memang akan mengenakan bra. Namun, tanpa sengaja, sekilas, aurat didadanya terlihat meski pengambilan kamera ada di belakangnya.

Nah setelah video itu diributkan, Shinta segera memberikan bantahan ini-itu, mengesankan video itu bukan kesengajaan malah menjadi kerugian baginya. Malah kepada Rakyat Merdeka akhir pekan lalu, Shinta mengungkapkan dampak negatif terbaru buntut kasus video ganti baju itu. Eks model majalah pria dewasa ini mengklaim tidak jadi menikah dengan seorang pengusaha yang sudah dipacarinya hampir setengah tahun ini.


 â€œDia punya keluarga. Ayah dan ibunya nggak mungkin bisa terima masa lalu aku, ditambah video itu. Mau dikata apa, dia batalin semua (pernikahan),” cerita Shinta dengan nada pilu. Adapun masa lalu yang dimaksud Shinta adalah kasus pernikahan sirinya dengan seorang jenderal bekas Kapolda Metro Jaya.

 Kembali ke cerita gagal kawin. Berdasarkan hitungannya, dia dan pengusaha sudah tiga bulanan lebih pacaran. Pendeknya masa pacaran itu toh tak membuat Shinta ragu kepada Mr X tadi.

“Harusnya akhir Desember (2013) itu aku nikah. Acaranya sederhana, cuma keluarga aja. Dia bukan artis, ya pengusaha. Tapi video itu muncul. Ya Allah...” tutur Shinta seraya terisak.

Bintang film Lihat Boleh, Pegang Jangan dan Kawin Kontrak 3 ini membiarkan orang berkomentar apa saja tentang video ganti baju tadi. Namun ditegaskannya, dia tak mau mencari sensasi dengan membiarkan bagian intim tubuhnya diumbar lewat video yang bisa dilihat bebas di internet.

 â€œYang jelas bukan caraku untuk menaikan karierku dengan merendahkan diriku sendiri. Aku memang udah jarang main film, aku akuin. Di 2013 lalu apalagi, aku menolak tawaran untuk main di film seksi dan adegan seronok gitu. Sudah tidak ada lagi, Shinta yang dulu (seksi),” ungkapnya.

Dia kembali tak menyangka video yang diambil saat syuting film Pulau Hantu 3 itu tersebar.

 â€œFilm Pulau Hantu 3 itu sudah tayang 2012, syuting 2011, dan kenapa munculnya 2013? Apa masih bisa dibilang aku cari sensasi. Aku itu korban dan nggak tahu apa yang mau dicari dari kasus ini,” lanjutnya.

 Kalau memang dirugikan, kenapa tidak tempuh jalur hukum saja?

“Aku nggak tau siapa (pelaku). Kalau diurusin, yang tadinya nggak ada sangkut paut jadi ikut kebawa. Terus belum lagi pihak yang bisa aja meraup keuntungan ini, makin lagi. Jadi udah lah biarin aja. Aku pasrah,” jawab Shinta.

 â€œTapi, intinya aku nggak berusaha untuk naikin popularitas aku. Aku nggak main film, bukan berarti FTV dan tawaran off air nggak ada kan. Sebulan aku syuting buat empat FTV,” tegasnya seraya meyakinkan dia masih eksis ngartis.

Shinta juga bercerita bagaimana dirinya sekarang berubah dari sisi penampilan dan kebiasaan. Diantaranya, sekarang berhijab. Sebuah keputusan yang mulanya sulit. 

“Banyak yang menentang aku berhijab. Dan aku sudah menolak tawaran main film yang seksi-seksi lagi. Meskipun masih pakai baju panjang, tapi jilbab lepas, ya nggak aku ambil,” cetusnya.

 â€œKehidupan aku pun sekarang udah berubah. Aku sudah nggak dugem lagi, sekarang mainnya sama ibu-ibu pengajian,” sambungnya sumringah.  ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya