Petenis nomor satu dunia, Serena Williams sukses mempertahankan gelar kemenangannya di ajang turnamen Brisbane Internasional 2014.
Petenis berkulit hitam ini masih terlalu tangguh bagi Victoria Azarenka. Pada laga final yang berlangsung di Queensland Tennis Centre, kemarin sore WIB, Serena sukses menyudahi permainan Vika, sapaan Azarenka dengan skor 6-4, 7-5.
Tampil dengan performa yang bagus, Serena bermain dengan gaya liarnya di set pertama. Juara bertahan ini mampu merebut set tersebut dengan skor 6-4.
Dominasi Serena terus berlanjut di set kedua. Dia tidak memberikan kesempatan sedikit pun terhadap Azarenka untuk memberikan perlawanan, Serena langsung memimpin perolehan dengan skor 2-0. Tak ingin dipermalukan, petenis asal Belarusia itu mulai menemukan ritme permainnya. Ia mampu memperkecil keadaan menjadi 4-2. Vika bahkan sempat memimpin 5-4.
Sayangnya, kerja keras Vika menyamakan kedudukan harus lenyap, setelah petenis Amerika Serikat ini menutup pertandingan dengan skor 7-5. Dengan kemenangan ini, Serena tercatat belum terkalahkan dalam 22 pertandingan berturut-turut sejak kalah di final Cincinati oleh Azarenka tahun lalu.
Seperti biasanya usai bertanding Serena Williams selalu tampil merendah. Dia seolah seperti menganggap sang lawannya lebih tangguh. “Saya ingin mengucapkan selamat Vika untuk menjadi pemain hebat, dan saya merasakan perlawanannya dia bermain dengan cermat,†kata Williams dikutip
ESPN.co.uk.Azarenka pun dengan sikap sportifnya menerima kekalahannya. “Pertandingan hari ini sangat bagus, saya selalu menikmati bermain melawan dia (Serena), dan saya berharap lagi di Melbourne,†ucapnya.
Kemenangan ini merupakan awal yang baik bagi petenis bernama lengkap Serena Jameka Williams di turnamen pemanasan ini, jelang Grand Slam Australia. Bagi Serena ini merupakan gelar ke-59 sepanjang kariernya. Hasil ini juga makin memantapkan posisinya sebagai nomor satu dunia.
Menilik sepak terjangnya di Brisbane, Serena belum pernah kehilangan satu set pun. Dengan kata lain, prestasi Serena bisa dijadikan catatan bahwa dia adalah ancaman terberat bagi lawan-lawannya di Australia Open yang akan berlangsung 13-26 Januari mendatang.
Sementara pada pertandingan tenis putra, pemenang Grand Slam 17 kali, Roger Federer berhasil menghempaskan Jeremy Chardy tiga set di babak semifinal Brisbane International dengan skor 6-3, 6-7, 6-3. Selanjutnya di babak final, Federer akan menghadapi petenis Australia, Lleyton Hewitt. ***