Berita

anas-ibas/net

Politik

KPK, Periksa Dulu Ibas Baru Anas!

JUMAT, 03 JANUARI 2014 | 20:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang belum juga memeriksa Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas kembali dipertanyakan.

KPK sudah sering memeriksa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin, sementara pekan depan KPK akan memeriksa mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Kapan memeriksa Ibas? Bukankah seharusnya KPK memeriksa Ibas dulu baru Anas?

"Struktur organisasi (Partai Demokrat) itukan KSB (Ketua Sekretaris Bendahara). Jadi kalau sudah periksa Bendahara, ya periksa dulu Sekjennya setelah itu baru periksa Ketua Umumnya," ujar mantan Ketua Majelis ProDem, Beathor Suryadi, dalam pesan elektroniknya kepada redaksi (Jumat, 3/1).


Belum diperiksanya Ibas menimbulkan kecurigaan. Boleh saja pimpinan KPK berkoar pemberantasan korupsi yang mereka lakukan tidak pandang bulu, namun penegasan itu rontok dengan fakta belum pernah diperiksanya Ibas. Apalagi, nama Ibas pernah muncul di persidangan, disebut menerima 200 ribu dolar AS dari Permai Group oleh saksi Yulianis. Ada apa dengan KPK?

"KPK harus paham struktur organisasi. Jadi jangan di bolak-balik langsung periksa Ketua Umum, itu namanya tidak paham berorganisasi," demikian Beathor.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya