Berita

ilustrasi/net

Mulai Hari Ini PNS DKI Dilarang Gunakan Kendaraan Pribadi ke Kantor

JUMAT, 03 JANUARI 2014 | 07:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Mulai Hari ini (Jumat, 3/1) seluruh pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta resmi dilarang menggunakan kendaraan pribadi roda dua dan empat, termasuk kendaraan dinas operasional ke kantor.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) DKI No 150 tahun 2013 yang ditandatangani pada 30 Desember 2013 tentang penggunaan kendaraan umum bagi pejabat dan pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Selanjutnya kebijakan itu akan berlaku seterusnya setiap Jumat pertama di awal bulan.

Kemudian dalam Ingub itu, PNS DKI diwajibkan ngantor menggunakan kendaraan umum


Dalam kebijakan tersebut, Gubernur Joko Widodo meminta kepada sekretaris daerah, para deputi, para asisten sekda, inspektur, para kepala badan, para walikota, bupati Kepulauan Seribu, kepala dinas kepala satpol PP, sekretaris DPRD, para kelapa biro, asisten deputi, sekretaris korpri, para direktur RSUD, direktur RSKD, kepala sudin, kepala UPT, para camat dan para lurah, untuk menginstruksikan kebijakan tersebut kepada bawahannya masing-masing.

Namun aturan tersebut tidak berlaku untuk mobil ambulans, pemadam kebakaran, patroli jalan raya, penanggulangan bencana, satpol PP, pompa banjir, penyiraman tanaman, pengangkut sampah, pengangkut air kotor, perpustakaan keliling, operasi yustisi, bus antar-jemput pegawai dan kendaraan bermotor lain yang digunakan untuk pelayanan masyarakat.

"Bagi PNS yang melanggar akan dikenakan sanksi hukuman disiplin secara berjenjang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Jokowi dalam intruksinya itu. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya