Berita

ilustrasi/net

Mengkomunikasikan OJK

SENIN, 30 DESEMBER 2013 | 13:49 WIB | OLEH: HENDRI SATRIO

KELAK, Selasa, 31 Desember 2013, akan jadi salah satu momen bersejarah bagi Perbankan Indonesia. Di waktu inilah Bank Indonesia akan melakukan serah terima fungsi pengawasan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Apakah OJK ini?

Banyak sekali pertanyaan tentang identitas lembaga super power ini. Diduga masih hitungan jari masyarakat yang mengenal OJK. Padahal sebagai lembaga yang punya kekuatan luar biasa OJK wajib mempromosikan dirinya.


Berdasarkan UU No. 21/2011 tentang OJK, lembaga ini memiliki kekuatan untuk mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan sektor jasa keuangan, seperti perbankan, pasar modal,  lembaga pembiayaan, asuransi, dana pensiun, pegadaian dan lembaga jasa keuangan lainnya.

Wow hebatkan?

Mengkomunikasikan dan mensosialisasikan OJK mutlak dan wajib dilaksanakan lembaga yang memiliki 9 anggota dewan komisioner ini. Apalagi OJK juga menjalankan fungsi perlindungan konsumen lembaga jasa keuangan termasuk pengaduan terhadap kerugian yang ditimbulkan akibat  kegiatan lembaga jasa keuangan.

Nah, rakyat perlu mengetahui kemana mereka mesti lapor dan mengadu bila mengalami kerugian yang dilakukan oleh lembaga jasa keuangan.

Menurut informasi, OJK sudah melaksanakan roadshow ke seluruh Indonesia termasuk  serangkaian seminar. Wah menurut saya ini belum cukup!

OJK perlu melakukan kegiatan sosialisasi yang lebih sederhana sehingga bisa langsung diterima khalayaknya, tidak perlu sering bikin seminar dengan peserta khalayak yang sudah mengetahui OJK.

Banyak cara untuk meningkatkan paparan ke masyarakat tentang OJK. Untuk ini OJK harus bergerak cepat, jangan sampai semua media komunikasi direbut partai politik untuk mengkampanyekan slogan butut mereka.

Ayo OJK, komunikasikan diri anda, narsislah se narsis-narsisnya. Eh ini untuk lembaganya ya, bukan akhirnya gara-gara tulisan ini para pejabat OJK ikut jualan tampang di Baliho dan Billboard loh! Hehehe [***]

Spesialis strategi komunikasi, Partner di Triliant Communications dan Dosen Universitas Paramadina. Berdiskusi dengan penulis dapat melalui @satriohendri.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya