Berita

ilustrasi

Olahraga

Dua Perunggu Jadi Medali Penutup

Sepak Takraw
SENIN, 23 DESEMBER 2013 | 08:11 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim sepak takraw Indonesia me­nyum­bang dua medali perung­­gu pa­da hari terakhir SEA Games di Wun­na Theikdi Indoor Stadium. Ini menjadi medali terakhir buat Indo­nesia di multievent Asia Teng­gara itu.

Kedua medali perunggu itu di­raih dari nomor double regu pu­tra dan double regu putri. Doub­le regu putra hanya meraih me­dali pe­runggu setelah ditekuk tim Myan­mar dengan skor 1-2. Se­mentara double grup putri kalah dari tim Viet­nam dengan skor 0-2.

“Kekuatan kami sebenarnya sa­ma dengan Myanmar, tapi me­re­­ka menang karena faktor tuan ru­mah,” kata Saiful Rijal, salah se­orang pemain sepak takraw, ke­marin.


Pemain lain, Abrian Sihab, mengatakan suhu dingin di da­lam ruangan membuat para pe­main Indonesia tak bisa bermain maksimal. “Kami sudah minta agar suhunya dinaikkan, tapi me­reka cuek saja,” katanya.

Hasil tak maksimal yang di­raih cabang olahraga sepak ta­kraw ini, menurut Abrian, antara lain karena persiapan dan per­alatan ku­rang op­timal. “Ti­ga hari sebelum berang­kat baru dapat sepatu,” katanya.

Total Indonesia meraih dua perak empat perunggu dari ca­bang sepak takraw di SEA Ga­mes. Per­olehan itu tentu sangat ironis.

Pasalnya sebelum keberang­katan Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) menargetkan medali emas SEA Games. Pada SEA Games 2011 di Indonesia, tim nasional sepak takraw me­raih satu emas dan dua perak.

Menurut pelatih Abdul Gani, timnas sepak takraw sudah me­lakukan persiapan sejak April la­lu. Menjelang bulan Ramadan, In­donesia menjuarai turnamen se­gitiga di Batam yang juga di­ikuti Malaysia dan Singapura.

Thailand menjadi juara umum cabang ini dengan perolehan enam emas. Disusul tuan rumah Myan­mar dengan empat emas, dua pe­rak, dua perunggu. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya