Berita

Politik

Akbar Tandjung Sejak Lama Minta Ratu Atut Diberhentikan

SELASA, 17 DESEMBER 2013 | 21:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan penetapan Ratu Atut Chosiyah sebagai tersangka oleh KPK akan memperburuk citra dan elektabilitas partai.

"Ini yang harus dipahami oleh kepemimpinan partai," kata Akbar dalam talkshow di salah satu stasiun televisi swasta nasional (Senin malam, 17/12).

Status tersangka untuk Atut diumumkan Ketua KPK Abraham Samad siang tadi.  Atut ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus sekaligus, yakni sengketa pilkada Kabupetan Lebak dan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan. KPK menjerat politisi Partai Golkar itu dengan Pasal 6 ayat 1a, UU No 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi dan junto Pasal 55 ayat 1 KUHP.


Akbar mengatakan dirinya sudah mengingatkan pengurus DPP untuk melakukan langkah-langkah strategis terhadap Atut sebelum status tersangka disematkan oleh KPK. Bahkan, kata Akbar, dirinya meminta agar Atut diberhentikan sementera sekalipun baru diberitakan ikut terlibat suap di MK.

"Saya sudah pesan dan sampaikan ke DPP. Dan siang tadi saya bicara ke Aburizal Bakrie, supaya mengambil langkah-langkah yang diperlukan," demikian Akbar.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya