Kemenangan Bellaetrix Manuputty dua game langsung, 21-13, 21-17 atas pebulutangkis Singapura, Gu Juan di ajang SEA Games Myanmar, kemarin diwarnai insiden kartu kuning.
Insiden yang terjadi di babak kedua itu bermula saat Bellaetrix meminta persetujuan Gu mengganti shuttlecock, tapi ditolak. Saat itu Bellaetrix unggul18-16 atas Gu.
Penolakan itu memaksa Bellaetrix harus membetulkan shuttlecock karena kondisinya sudah jelek. Namun Gu menganggapnya sebagai tindak perusakan dengan sengaja. Dia langsung melayangkan protes kepada wasit yang memimpin pertandingan. Kemudian wasit mengganjar pemain putri Indonesia ini dengan kartu kuning. “Saya memang beberapa kali membetulkan shuttlecock karena sudah jelek. Ketika saya minta Gu menggantinya, dia malah menolaknya,†kata Bellaetrix di situs PBSI.
Akibat insiden tersebut, pertandingan sempat terhenti beberapa saat. Namun, pemilik rangking ke-29 dunia itu mengaku diuntungkan karena lawan sempat kehilangan konsentrasi di saat dirinya tengah mengejar ketertinggalan. “Saya diuntungkan karena bisa ambil nafas lagi.â€
Pada babak perempat final, Bellaetrix akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Li Lian Yang. Sementara Aprilia Yuswandari yang di babak pertama mengalahkan wakil tuan rumah, Thu Zar Thet Htar, 21-13, 21-6, akan berhadapan dengan Busanan Ongbumrungpan, unggulan kedua dari Thailand.
Sedangkan dari partai putra, Dionysius Hayom Rumbaka dan Wisnu Yuli Prasetyo sukses melalui pertandingan hari pertama mereka di ajang SEA Games Myanmar 2013 dengan kemenangan mudah.
Hayom menghentikan perlawanan wakil dari Laos, Seng Chaleun Phaxay, 21-10, 21-5. Sementara Wisnu menang telak atas pemain Kamboja, Phorrom Cheng, 21-5, 21-9. “Lawan memang kelasnya masih di bawah saya, pertandingan ini lebih saya manfaatkan untuk penjajakan lapangan,†ujar Wisnu.
Dalam sepuluh tahun terakhir, medali emas tunggal putra di ajang SEA Games tak pernah lepas dari genggaman Indonesia. Sejak SEA Games 2003 di Hanoi hingga SEA Games 2011 di Jakarta, medali emas tunggal putra selalu berhasil diamankan para pebulutangkis Indonesia.
Namun di ajang SEA Games 2013 kali ini tunggal putra Indonesia hanya ditargetkan meraih perak. “Tentunya saya ingin sekali meneruskan tradisi medali emas tunggal putra di SEA Games. Meskipun ditargetkan medali perak, saya pribadi inginnya bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia,†pungkas Hayom.
Di babak kedua Hayom akan menghadapi wakil tuan rumah, Min Aung Kyi. Sedangkan Wisnu bertemu dengan Zainuddin Iskandar Zulkarnain dari Malaysia. ***