Berita

Atlet wushu lindswell kwok dan achmad hulaefi di indoor stadium wunna theikdi naypyitaw.

Olahraga

Sabet Empat Emas Wushu Capai Target

SELASA, 10 DESEMBER 2013 | 09:45 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim Wushu Indonesia sukses mencapai target empat medali emas di  SEA Games XXVII-2013, Myanmar.

Sampai berita ini diturunkan, olahraga beladiri tradisional asal China itu telah menyumbang total 13 medali. Empat di antaranya  medali emas.

Pada penyelenggaraan pertandingan hari ketiga cabang olahraga wushu  di Wunna Theik di Indoor Stadium, Naypyitaw, kemarin, tim wushu Indonesia mendapatkan tambahan dua emas, satu perak, dan satu perunggu.


Tambahan emas kembali disumbangkan Achmad Hulayfi yang memenangi nomor daoshu dengan nilai 9,70. Dia mengalahkan atlet Vietnam, Manh Quyen Nguyen, yang memperoleh perak, serta Say Yoke Ng dari Malaysia yang  menggondol perunggu.

Sejauh ini Achmad telah menyumbangkan tiga medali untuk kontingen Indonesia. Dua di antaranya emas. Emas pertama diraihnya hari Minggu lalu di nomor gunshu. Sedangkan medali lainnya, perak, di nomor chang quan.

Atlet wushu 24 tahun itu mengaku tak pernah menyangka bisa memborong tiga medali sekaligus. Padahal target awal dari tim pelatih adalah mempertahankan satu emas seperti di SEA Games 2011.

“Sungguh saya tidak menyangka,” ucap Hulaefi, kemarin.

Pria yang akrab disapa Ulay ini mengaku, para kompetitornya cukup tangguh. “Saingan-saingan di sini sebenarnya memiliki teknik dan bentuk yang lebih baik, tapi saya lebih unggul  speed (kecepatan) dan power (kekuatan). Itu yang saya maksimalkan di sini.”

Sementara itu emas kedua kemarin dipersembahkan Juwita Niza Wasni, dari nomor nangun putri. Meski merasa bahagia bisa meraih medali emas pada gelaran olahraga se-Asia Tenggara,  Juwita juga merasa tidak enak dengan seniornya, Ivana Ardelia Irmanto yang hanya meraih perak.

Di nomor Quiangshu, atlet Indonesia, Thalita Lovita Sosrodjojo hanya sanggup meraih perunggu. Sedangkan medali emas diraih Eyin Phoon dari Malaysia, dan perak direbut Thuy Vi Duong dari Vietnam.

Di nomor ini, dara kelahiran Jakarta 19 tahun lalu itu hanya mampu memperoleh 9.40 poin, sementara Thuy Vi Duong, 9.59 dan Eyin Phoon 9.67. Thalita  lebih unggul dari enam atlet lain, termasuk dua atlet tuan rumah Sandy OO, 9.39 poin, Myat Thet Hsu Wai Phyo 8.98 poin.

 Atas raihan medali para anak asuhnya, pelatih Wushu Indonesia, Sandry Liong mengaku sangat puas. “Target empat emas sejauh ini sudah tercapai, dan kami sangat mensyukuri ini,” ujarnya kepada Satlakprima.

Dengan perolehan medali demikian sampai saat ini Indonesia telah mengumpulkan 4 medali emas, 4 perak, dan 5 perunggu, yang semuanya diperoleh dari cabang wushu. Posisi kontingen.

“Merah Putih” di daftar peroleh medali pun naik ke posisi tiga di bawah Myanmar dan Vietnam. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya