Berita

Christian Horner

Olahraga

Balapan Musim Depan Semakin Mahal

Formula One
SELASA, 03 DESEMBER 2013 | 11:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dikeluarkannya regulasi anyar oleh Federasi Otomotif Internasional untuk balapan Formula One tahun depan dipastikan menguras kocek pada tim yang akan berlaga.

Regulasi baru itu di antaranya, penggunaan mesin dari V8 menjadi Turbocharged V6, kemudian akan ada sesi uji coba tambahan saat musim depan mulai digelar. Regulasi baru ini diyakini akan membuat biaya yang dikeluarkan tim-tim F1 akan meningkat drastis dari sebelumnya.

“Biayanya akan meningkat signifikan. Tagihan radiator untuk tahun depan, jika dibandingkan tahun ini, tampaknya biayanya akan seperti membeli dua radiator,” kata Team Principal Red Bull Racing, Christian Horner dikutip MotorsportsTalk, kemarin.


Pertambahan sesi tes yang akan dilaksanakan pada musim depan memang akan menambah biaya. Dan setelah FIA memastikan peningkatan mesin, Horner memastikan pengeluaran biaya tak hanya pada mesin, dan itu akan ditanggung masing-masing tim.
Dengan adanya regulasi baru ini, Horner mengatakan, kubu Red Bull harus mencari sponsor dan partner baru untuk membantu menutupi biaya untuk musim depan.

“Imbas dari regulasi baru untuk musim depan, akan meningkatkan biaya operasional kami antara 25-40 juta Euro. Kami harus keluar dan mencari sponsor, karena pihak Red Bull tidak akan menutupi defisit dan itulah alasan mengapa kami membutuhkan lebih banyak sponsor untuk mobil kami.”

Seperti diketahui, dalam empat musim terakhir, Red Bull selalu berjaya di kelas konstruktor, sementara klasemen pebalap jadi milik Sebastian Vettel yang akan berduet dengan Daniel Ricciardo untuk musim depan. Di kompetisi musim depan, Red Bull membidik gelar juara kelimanya untuk kategori pebalap dan konstruktor. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya