Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

Kompolnas Minta Polwan Bersabar untuk Pakai Jilbab

MINGGU, 01 DESEMBER 2013 | 17:38 WIB | LAPORAN:

Kompolnas Minta Polwan Bersabar untuk Pakai Jilbab

Komisi Kepolisian Nasional memastikan tidak ada larangan mengenakan jilbab bagi polisi wanita. Aturan penundaan sementara dimaksud untuk menunggu Peraturan Kapolri (Perkap) yang resmi mengatur tata cara penggunaan jilbab.

"Kami minta masyarakat dan polwan jangan salah mengartikan penundaan itu. Polri hanya meminta waktu untuk menyusun peraturan soal tata cara penggunaan jilbab," ujar anggota Kompolnas Edi Saputra Hasibuan saat dihubungi di Jakarta (Minggu, 1/12).


Dia mengungkapkan, permasalahan justru muncul ketika Kapolri Jenderal Sutarman mengeluarkan izin penggunaan jilbab bagi polwan. Lantaran, banyak polwan yang menggunakan jilbab tidak sesuai tata tertib. Seperti jilbab berwarna lain yang kontras dengan seragam anggota Polri sehingga dapat mengganggu estetika.

"Jadi, Polri saat ini sedang menyusun tata cara penggunaan jilbab itu. Terkait warna, desain, pada saat kapan jilbab itu digunakan, dan lainnya," jelas Edi.

Tersiar kabar beredar telegram rahasia (TR) yang berisi pelarangan sementara bagi polwan yang ingin menggunakan jilbab. TR yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Oegroseno menyatakan perlunya pengaturan lebih lanjut soal penerapan jilbab di lingkungan Polri.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya