Berita

Dunia

Kroasia Gelar Referendum Larang Pernikahan Sesama Jenis

MINGGU, 01 DESEMBER 2013 | 11:47 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kroasia akan menggelar sebuah referendum yang kontroversial, pada hari ini (Minggu, 1/12). Negara yang menjadi anggota Uni Eropa ke-28 pada Juli lalu itu akan menggelar referendum untuk melarang pernikahan sesama jenis di negeri
yang mayoritas penduduknya memeluk agama Katolik itu.

Jajak pendapat itu digelar untuk menegaskan definisi pernikahan yang merupakan "persatuan antara pria dan wanita", setelah sebuah petisi yang diluncurkan sebuah kelompok yang mendapat dukungan 700.000 tanda tangan dari seluruh negeri.

Dari pemungutan suara yang dilakukan anggota parlemen, 104 suara mendukung referendum, hanya 13 yang menolak dan 34 suara lainnya abstain, meskipun Perdana Menteri Zoran Milanovic telah menentangnya, dan jika referendum itu benar terjadi kemungkinan ia akan memilih "Tidak".

Dari pemungutan suara yang dilakukan anggota parlemen, 104 suara mendukung referendum, hanya 13 yang menolak dan 34 suara lainnya abstain, meskipun Perdana Menteri Zoran Milanovic telah menentangnya, dan jika referendum itu benar terjadi kemungkinan ia akan memilih "Tidak".

Sejak awal, Kroasia tidak mengakui pernikahan sesama jenis kelamin, tetapi ada kelompok-kelompok yang khawatir karena pemerintah menyatakan sedang mempersiapkan undang-undang yang memungkinkan kaum gay dan lesbian mendaftarkan pernikahan mereka.

Seperti dikabarkan BBC (Minggu, 1/12), ini adalah referendum pertama yang merupakan inisiatif rakyat sejak negeri itu memisahkan diri dari Yugoslavia pada 1991. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya