Berita

foto:net

Siapa Menguasai Laut akan Menguasai Dunia

MINGGU, 01 DESEMBER 2013 | 11:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Dirjen Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr. Sudirman Saad saat menjadi keynote speaker Seminar Nasional Seri 'Indonesia Maritime Institute (IMI) Goes to Campus', di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah mengatakan, beberapa strategi pengelolaan potensi maritim Indonesia secara konprehhensif dan kebijakan KKP terkait dengan pencapaian kesejahteraan rakyat dari sektor maritim.

"Indonesia sangat kaya, kekayaan laut mampu mensejahterkan rakyat jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan, kini saatnya kita terus memperjuangkan Indonesia menjadi negara maritim agar tujuan pendiri bangsa ini bisa segera terwujud," ujar Sudirman.

Kegiatan ini digelar di Gedung Yustisia FH-Unsoed dan merupakan kerjasama IMI dengan Himpunan Mahasiswa Kelautan Unsoed (Sabtu, 30/11), dengan mengangkat tema "Visi Maritim sebagai Elemen Fundamental Pembangunan Indonesial". Sebagai narasumber hadir juga, Budiman Sudjatmiko (Anggota DPR RI), Laksma TNI Untung Suropati (Kadispenal), Prof Dietriech G. Bengen (Pakar kelautan IPB/Dewan pembina IMI), Prof Sahala Hutabarat (Pakar Kelautan Undip/Dewan Pembina IMI) dan Dr. Purnama (Dosen Kelautan Unsoed).


Sementara itu, Budiman Sujatmiko memberikan perspektif politis tentang kemaritiman dengan mengacu pada strategi maritim yang membuat China yang merupakan negara kontinental kini mampu menguasai laut karena perubahan paradigma ke visi maritim.

"Kalau China yang notabene adalah negara kontinetal mampu menguasai laut, seharusnya Indonesia sebagai archipelagis state bisa jauh lebih hebat," kata Budiman.

Di tempat yang sama Laksma TNI Untung Suropati menyoroti tentang geostrategis dan geopolitik maritim Indonesia dalam mengahadapi globalisasi dan secara khusus dalam mengahadapi ASEAN Economic Community 2014.

"Visi Maritim akan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar, siapa yang menguasai laut akan menguasai dunia. Peran mahasiswa dan pemuda sangat strategis ke depan jika memiliki visi maritim, nantinya akan menjadi pemimpin yang mampu membawa Indonesia kepada kejayaannya" demikian Untung

Lalu Prof. Dietric Bengen memberikan pencerahan, bahwa sebagai negara kepualuan, keberadaan pulau-pulau kecil adalah salah satu kekuatan Indonesia untuk menjadi negara maritim.

Sementara Prof Sahala membakar semangat maritim mahasiswa sebagai agent of change untuk merubah paradigma bangsa untuk kembali menjadi bangsa pelaut, bukan menjadi jongos-jongos di kapal sembari mengutip salah satu pidato Bung Karno. Terakhir Dr. Purnama menjelaskan pentingnya membuat kurikulum berbasis maritim pada semua tingkatan pendidikan formal yang ada saat ini.


Dalam kesempatan tersebut seperti rilisnya, Direktur Eksekutif IMI, Dr. Y. Paonganan kembali menegaskan komitmen IMI untuk terus berkampanye dan berkarya untuk menjadikan Indonesia jaya di laut, sejahtera di darat dan perkasa di udara. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya