Berita

foto: net

Pertahanan

Peneror Polisi dari Jaringan Teroris Indonesia Barat

JUMAT, 29 NOVEMBER 2013 | 16:29 WIB | LAPORAN:

Kepala Polri Jenderal Sutarman memastikan bahwa teror dan penembakan misterius terhadap anggota polisi yang marak terjadi beberapa bulan lalu merupakan bagian dari kerja jaringan terorisme.

"Iya, teroris," katanya di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/11).

Menurutnya lagi, para pelaku teror itu diduga kuat berasal dari jaringan teroris di Indonesia bagian barat.


"Kelompoknya jaringan barat yang selama ini bergerak di daerah-daerah barat sampai dengan Sumatera, Jawa, Poso," jelas Sutarman.

Dia menambahkan, tujuh pelaku yang sudah ditangkap bukanlah eksekutor utama dalam teror terhadap anggota polisi. Melainkan berperan sebagai pembantu guna melancarkan aksi teror.

"Menyiapkan senjata, mengirim senjata, kemudian menyediakan kendaraan, mengirim kendaraan. Eksekutornya masih dalam pengejaran kita," terang Sutarman.

Penangkapan terhadap para peneror polisi dilakukan di sejumlah daerah terkait dengan beberapa kasus penembakan polisi di Cirendeu, Ciputat, dan Pondok Aren, yang semuanya berada di wilayah Tangerang Selatan. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya