Berita

jenderal sutarman/net

Pertahanan

Kapolri: Pelaku Teror yang Ditangkap Berafiliasi Terorisme

JUMAT, 29 NOVEMBER 2013 | 15:31 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jenderal Sutarman memastikan pelaku teror yang ditangkap pada Kamis 21 November lalu terkait dengan aksi teror terhadap anggota polisi.

"Itu terkait dengan beberapa kasus penembakan termasuk penembakan yang di bekasi dulu," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/11).

Menurut Sutarman, pelaku yang ditangkap itu juga berafiliasi dengan jaringan teroris yang selama ini beroperasi di Indonesia.


"Itu terafiliasi juga dengan kelompok-kelompok teroris yang terjadi di Cirendeu, Ciputat, dan Pondok Aren," katanya.

Dengan penangkapan lagi satu orang, lanjut Sutarman, pihaknya telah mengamankan tujuh pelaku teror terhadap anggota polisi beberapa waktu lalu.

"Yang ditangkap ada sembilan kemarin, tapi dua orang tidak cukup buktinya sehingga kita kembalikan. Jadi, ada tujuh orang yang kita tangkap terkait dengan penembakan-penembakan anggota," tegasnya.

Dikabarkan, pelaku yang belakangan ditangkap berinisial YY. Dia diciduk oleh anggota Resmob Polda Metro Jaya dan Densus 88 Mabes Polri dari sebuah rumah di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

YY merupakan buronan kasus pembacokan polisi di Setu, Bekasi yang diyakini sebagai otak di balik aksi tersebut. YY juga diduga sebagai pelaku teror sejumlah anggota Polri beberapa lokasi lain yakni Jakarta, Depok dan Bekasi. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya