Berita

Sabar Gorky dan Dubes Luthfi Rauf/RMOL

Ekspedisi Merdeka

Sabar Gorky Jadi Ikon Api Semangat Pelajar-Pemuda Indonesia

KAMIS, 28 NOVEMBER 2013 | 16:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pendaki tunadaksa berkaki satu Sabar Gorky dinobatkan sebagai ikon Api Semangat Pemuda-Pelajar Indonesia dalam Kongres Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia yang digelar di Universitas Thammasat, Bangkok, Thailand.

Penobatan itu diputuskan dalam rapat yang dihadiri pimpinan PPI dari sekitar 40an negara yang menghadiri Kongres PPI Dunua. Dubes Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand Luthfi Rauf menyerahkan buket bunga kepada Sabar Gorky dalam acara penobatan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia DR. Rizal Ramli dan Rektor Universitas Paramadhina Anies Baswedan beserta Promotor Ekspedisi Rakyat Mereka Teguh Santosa ikut menyaksikan penobatan gelar untuk Sabar.


Sabar Gorky yang lahir di Solo telah menaklukkan puncak dua gunung tertinggi di dunia, yakni Elbrus di Rusia dan Kilimanjaro di Tanzania pada 2011 lalu. Sabar memiliki keinginan kuat mendaki tujuh puncak gunung tertinggi di dunia.

Di tahun 2012 Sabar menduduki tempat keempat dalam kompetisi panjat dinding internasional di Paris, Prancis. Sebelumnya di tahun 2009, Sabar menduduki peringat pertama dalam kompetisi panjat dinding tingkat Asia di Korea Selatan.

Sebelum buket bunga diserahkan kepada Sabar, peserta Kongres menyaksikan video rekaman berdurasi empat menit yang memperlihatkan saat-saat ketika Sabar tiba di puncak Elbrus pada 17 Agustus 2011.

Dalam sambutannya, Sabar mengatakan bahwa ekspedisi yang diikutinya ini ingin memperlihatkan kepada masyarakat Indonesia secara luas bahwa kaum tunadaksa bukanlah kelompok manusia yang tidak berguna. Dia juga mengatakan bahwa pendakian-pendakian yang dilakukannya didedikasikan untuk seluruh rakyat Indonesia.

"Saya ingin menanamkan semangat pantang menyerah pada seluruh masyarakat Indonesia," ujar Sabar.

Dia juga mengatakan bahwa pada tanggal 8 Desember nanti dia direncanakan mendaki Tugu Monumen Nasional di Jakarta. [dem]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya