Berita

surya paloh-jusuf kalla/net

Politik

Giliran Nasdem Sulsel Usahakan JK Capres 2014

MINGGU, 24 NOVEMBER 2013 | 19:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nama Jusuf Kalla benar-benar mempesona di timur Indonesia. Setelah diusulkan oleh pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku, Papua, Sulawesi, dan Kalimantan, kini usul agar Jusuf Kalla diusung menjadi capres pada pemilu 2014 mendatang disampaikan pengurus Partai Nasdem Sulawesi Selatan.

Ketua DPW Nasdem Sulsel Mubyl Handaling mengatakan akan merekomendasikan JK, sapaan Jusuf Kalla, sebagai calon presiden pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem di Jakarta, 1-3 Desember 2013. Keputusan merekomendasikan JK berdasarkan aspirasi masyarakat Sulsel yang diserap DPW setelah melakukan dua kali roadshow ke 23 kabupaten/kota di Sulsel.

"Masyarakat Sulsel merasakan suasana yang cukup kontras dibandingkan saat JK masih memegang jabatan di pemerintahan khususnya saat JK masih sebagai wakil presiden di Kabinet Indonesia Bersatu," jelas Mubyl di Makasar seperti dilansir kantor berita Antara (Minggu, 24/11).


Mubyl menjelaskan bahwa masyarakat Sulsel hingga kini mengaggap JK sebagai tokoh yang paling memiliki kapasitas untuk kembali memimpin negeri ini kedepan karena kemampuan dan kelebihan yang dimiliki. Hal itu bisa dilihat dari ketokohan dan popularitas JK tetap stabil. Bahkan di dunia internasional terus mengalami peningkatan setelah tidak lagi memegang jabatan di pemerintahan.

"Kondisi ini berbanding terbalik dengan sejumlah tokoh yang justru popularitasnya melorot setelah turun dari jabatannya," imbuh Mubyl.

Disamping itu, JK merupakan tokoh perdamaian yang hingga kini terus aktif dalam pembangunan sosial kemasyarakatan tanpa membedakan suku, agama, dan ras.

"JK tokoh plural sehingga lembaga internasional ataupun negara yang sedang konflik senantiasai meminta pandangannya dalam penyelesaian konflik seperti Filipina, Thailand serta Myanmar," katanya.

Sebelumnya, keinginan mengusung mantan Wakil Presiden itu sebagai capres pada Pemilu 2014 disampaikan PKB Maluku, Papua, Sulawesi, dan Kalimantan dan sejumlah daerah lainnya di timur Indonesia.  DPW PKB Kalimantan Timur misalnya beralasan JK mampu memberikan solusi terhadap persoalan bangsa.

JK, kata Ketua DPW PKB Kaltim Syafrudin, merupakan sosok pemimpin yang kredibel dan bersih dengan bukti belum tersentuh dari berbagai persoalan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang terjadi di negara ini.[dem]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya