Berita

BASUKI T PURNAMA/NET

Olahraga

Ahok Bingung Komentari Pelajar Suka Tawuran

JUMAT, 22 NOVEMBER 2013 | 16:22 WIB | LAPORAN:

Perilaku pelajar yang kerap terlibat tawuran di beberapa lokasi di Jakarta sudah kian memprihatinkan. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pun kini seolah tak bisa berkata apa-apa lagi.

"Saya sudah bingung mau kasih sarannya lagi. Kalau menurut saya, itu cara yang paling memungkinan. Tegakkan aturan dengan berani," ujar pria yang akrab disapa Ahok ini di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (22/11).

Hal tersebut disampaikan Ahok setelah mengetahui sebanyak 22 siswa SMK Bhara Trikora, Jelambar dan SMK Porti, Grogol ditahan oleh petugas Polsek Metro Tambora, Jakarta Barat karena terlibat tawuran.


Menurut Ahok, mejebloskan pelajar ke dalam sel tahanan juga bukan solusi yang baik. Karena selain akan membuat sesak penjara, waktu belajar siswa ikut terhambat. Apalagi disitu pelajar digabungkan dengan kriminal.

"Masak anak sekolah digabung dengan anak kriminal. Itu tidak pantas. Tapi kalau anak itu tidak anda hukum, dia tahu tidak kalau itu tindakan salah? Nanti mereka malah melunjak," ujarnya.

Satu-satunya cara yang bisa ditempuh yakni dengan memindahkan pelajar bersangkutan ke sekolah lain. Dengan memecah anggota-anggota geng pembuat onar, Ahok yakin aksi tawuran bisa berkurang.

"Hukuman paling ringan, kelompok geng pelajar pelaku tawuran ini dipecah. Kadi masing-masing geng ini dipecah dulu dipindahkan ke beberapa sekolah yang berbeda," terangnya.

Namun, jika pelajar dan orang tua enggan pindah sekolah, Ahok mengimbau agar yang bersangkutan mau menerima hukuman berat seperti tidak diberi kesempatan naik kelas.

"Anda harus terima. Kalau tidak mau terima aturan sekolah itu, ya keluar. Kembalikan ke orangtuanya. Berarti anak kamu sudah nggak bisa belajar," tegasnya.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya