Berita

priyo budi santoso/net

Pertahanan

Priyo Budi Santoso: Ada Saatnya Kita Diplomasi Pakai Gaya Koboi

SENIN, 18 NOVEMBER 2013 | 13:17 WIB | LAPORAN:

Pemerintah terkesan lembek untuk memprotes indikasi tindak mata-mata atau penyadapan yang dilakukan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Australia di Jakarta. Dugaan itu berawal dari isi dokumen mantan pegawai di National Security Agency (NSA) Amerika Serikat, Edward Snowden.

"Saya merasa marah dan gusar, dan kepada pemerintah yang belum melakukan melakukan langkah penjelasan balik. Bahkan pemerintah Australia dan Amerika belum cukup penjelasan ke publik. Kami di parlemen gusar dan kecewa," tegas Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/11).

Kesekian kalinya, petinggi Partai Golkar ini berjanji untuk memanggil Dubes kedua negara untuk datang ke gedung DPR dan menjelaskan. Menurutnya, perbuatan menyadap negara lain tidak dibenarkan dalam tata demokrasi. Ia juga menyayangkan sistem pertahanan nasional yang bisa mudah ditembus pihak yang berniat melakukan penyadapan.


"Terkesan lembek pemerintah kita. Diplomasi sopan santun itu baik, tapi diplomasi lembek dan tidak bernyali itu yang kita kecewa. Ada saatnya kita diplomasi menggunakan gaya koboi," katanya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya