Berita

foto: net

Gerindra: Denda Diperlukan Agar Orang Jakarta Bisa Jaga Kebersihan Kayak di Singapura

JUMAT, 15 NOVEMBER 2013 | 15:40 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera memberlakukan denda bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Denda sebesar Rp 500.000 per orang bagi warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan dan Rp 50.000.000 bagi perusahaan yang membuang sampah sembarangan di belakang gedung kantor mereka.

Kepala Bidang Kominfo DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ondy Saputra, mengatakan, rencana kebijakan itu merupakan inisiatif dari Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok. Karena itu, Gerindra sangat mendukung langkah Pemprov DKI.

"Kebijakan pemberian denda bagi pembuang sampah sembarangan merupakan kebijakan yang sangat tepat. Sampah adalah penyebab utama banjir di Jakarta," ujar Ondy.


Menurut Ondy, penerapan denda dengan jumlah yang cukup besar dapat menimbulkan efek jera bagi masyarakat yang melanggar aturan. Walau sebenarnya larangan membuang sampah sembarangan sudah ada sejak dulu, namun karena tidak ada tindakan yang tegas maka warga merasa tidak bersalah jika melanggar peraturan.

Sudah sepatutnya Jakarta mencontoh Singapura dalam penegakan aturan kebersihan umum. Jangankan membuang sampah sembarang, meludah sembarang pun orang akan terkena denda yang cukup besar. Dan fakta membuktikan, warga Indonesia bisa tertib dan mematuhi peraturan itu saat berkunjung ke Singapura.

"Berarti kuncinya ada di penegakan hukum yang tegas. Sudah saatnya Jakarta berubah agar menjadi lebih bersih," tutup Ondy. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya