Berita

ilustrasi/net

Sigma: Pengrusakan Ruang Sidang MK Masuk Ranah Kejahatan!

KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 | 15:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tindakan anarkis merusak ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK) oleh massa yang diduga pendukung dari salah satu calon kepala daerah yang tengah berperkara, tidak bisa dibenarkan dari sudut pandang apapun.

Demikian disampaikan Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 14/11).

"Mereka yang merasa dirugikan atas putusan MK boleh saja merasa tidak puas. Mau marah-marah pun, silakan. Tetapi kemarahan itu tidak boleh diekspresikan atau dilampiaskan dengan cara merusak seperti itu," ungkap Said, sambil mengutuk keras tindakan itu.


Menurut Said, tindakan anarkis ini bukan lagi sekedar contemp of court, tetapi sudah masuk ke ranah kejahatan. Karena itu, polisi harus menangkap para pelakunya, terutama pihak yang memerintahkan atau mengkoordinir aksi massa itu.

"Dimana pihak keamanan? Mengapa intelejen tidak bisa mendeteksi potensi kericuhan itu? Tidak benar ini. Perlu ada perbaikan sistem pengamanan di lembaga itu," demikian Said. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya