Novak Djokovic sukses mengulangi prestasinya di tahun lalu sebagai juara ATP Tour sekaligus mempertahankan gelar ketiganya.
Prestasi cemerlang itu dia peroleh usai melumat petenis nomor 1 dunia, Rafael Nadal di final dengan skor 6-3, 6-4, kemarin pagi. Dalam pertandingan yang berlangsung di O2 Arena, London, petenis asal Serbia Novak Djokovic tampil sangat maksimal ketika menghadapi Nadal.
The Djoker mendominasi permainan dari awal sampai akhir dengan membuahkan kemenangan yang dipetik dari laga sengit dua set langsung.
Kemangat Djokovic begitu dalam laga kali ini. Dia pun terlihat bermain semakin liar. Maklum saja lawannya merupakan orang yang telah mengkudeta singgasananya sebagai petenis nomor 1 dunia.
Bermain rapi, Djokovic langsung melaju memimpin 3-0, melihat hasil itu Nadal langsung mengejar ketertinggalannya. Kondisi itu justru semakin membuat Djokovic makin geram. Set pertama Djokovic mendominasi sepanjang laga, sekaligus menutup skor awal dengan 6-3.
Di set kedua Djokovic sempat memberi peluang kepada Nadal, tapi itu hanya muslihatnya saja kepada petenis asal Spanyol tersebut. Djokovic pun menang dengan skor 6-4.
Sebelum laga, Nadal merasa optimis bisa bermain sukses di final, karena menyandang petenis nomor satu dunia. Dia juga sudah berusaha keras untuk menyiapkan penampilan maksimal demi merebut gelar juara. Tapi semua itu tetap saja gagal.
Sedangkan, Djokovic juga sama perkasanya pada babak semifinal dengan menyingkirkan petenis Swiss, Stanislas Wawrinka 6-3 6-3.
Di kemenangannya ini, Djokovic pun dicatat BBC meneruskan laju kemenangan menjadi 22 kali.
Petenis 26 tahun itu juga membukukan tiga kali kemenangan saat berhadapan dengan Nadal di tahun 2013. Sepanjang musim ini, Djokovic dan Nadal tercatat enam kali berhadapan di turnamen tenis. Djokovic menjadi pemenang di ATP World Tour Finals, China Open, dan Monte Carlo.
Sementara di babak final US Open, Nadal menjadi pemenang. Petenis 27 tahun itu juga mencatatkan dua kali kemenangan saat berhadapan dengan Djokovic di babak semifinal ajang Roland Garos dan Rogers Cup.
Bagi Djokovic, gelar juara tahun ini merupakan raihan ketiga di ATP World Tour Finals. Sebelumnya, dia meraihnya di London tahun lalu, dan di Shanghai tahun 2008.
Keju Serbia Bikin KuatSedikit yang tahu kalau Novak Djokovic penyuka keju termahal sedunia. Djoker menyukai keju asli Serbia yang dinamai pule. Kelebihan dengan keju lain adalah rasa dan kandungan proteinnya.
Meskipun keju ini memiliki bau yang tidak begitu sedap tapi keju pule diketahui menjadi keju paling mahal di dunia.
Bagi Djokovic harga tentu bukan masalah asalkan bisa menikmati keju itu. Jika sedang tak bertanding Djokovic termasuk pria yang suka memburu keju.
Bahkan, dia sempat kepergok media sedang memborong seluruh persediaan keju langka itu.
Keju Pule yang hanya diproduksi di peternakan Serbia harganya bisa mencapai Rp 5 juta per pon.
Alasan petenis handal tersebut untuk persediaan makanannya dalam jangka waktu yang panjang.
Setiap masakan pagi dan cemilan yang dibuatnya sendiri harus mengandung keju pule. Saking cintanya Djokovic dengan keju pule, dia berniat membuka usaha.
“Saya akan menjalani restoran dengan menu favorit yang saya yakin semua keluarga menyukainya,†aku Djokovic dikutip BBC.
Diungkapkan, bila rajin mengkonsumsi keju pule, dia bisa memiliki tenaga extra ketika bermain. ***